
RADAR BLAMBANGAN.COM, | GIANYAR, – Polres Gianyar berhasil mengungkap kasus pembunuhan sadis yang mengguncang warga Desa Kejeng, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar. Seorang mandor proyek bernama I Wayan Sedana (54 tahun) ditemukan tewas bersimbah darah di area persawahan Banjar Busek dengan luka parah pada leher. (31/10/2025)
Kapolres Gianyar, AKBP Chandra C Kesuma., SIK, MH, mengungkapkan bahwa ketiga pelaku pembunuhan tersebut adalah buruh bangunan yang merupakan anak buah korban sendiri. Mereka berinisial MA, MF, dan SM, asal Jawa Timur.
“Ketiga pelaku kami amankan di wilayah perbatasan Jember-Banyuwangi setelah sempat melarikan diri,” ujar AKBP Chandra dalam konferensi pers.
Pembunuhan tersebut dilatarbelakangi rasa sakit hati karena sering dimarahi dan ditampar oleh korban selama bekerja di proyek irigasi. Aksi keji itu dilakukan saat situasi sepi, tanpa saksi di sekitar lokasi. Korban dipukul menggunakan pacul hingga pingsan, lalu digorok lehernya menggunakan gergaji sebanyak sembilan kali hingga menembus tulang.
Polres Gianyar juga mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain gergaji berdarah, pacul, sandal korban, dan motor hasil curian. “Kami juga kenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian, selain pasal 338 KUHP tentang pembunuhan,” terang AKBP Chandra.
Ketiga pelaku kini ditahan di Polres Gianyar untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polres Gianyar mengapresiasi kerja cepat tim Satreskrim yang berhasil mengungkap kasus tersebut hanya dalam waktu empat hari sejak laporan diterima. “Ini bentuk komitmen kami dalam penegakan hukum dan pelayanan terhadap masyarakat,” tegas AKBP Chandra. (Echa)
