RADAR BLAMBANGAN.COM, | SIDOARJO – Keluhan masyarakat terkait kondisi infrastruktur dan semrawutnya lalu lintas truk besar di Jalan Gatot Subroto dan Jalan Surowongso, Desa Karangbong, Kecamatan Gedangan, mendapatkan atensi khusus dari pimpinan legislatif. Ketua DPRD Sidoarjo, Abdillah Nasih, menegaskan komitmennya untuk mengawal tuntas permasalahan ini pasca-forum dengar pendapat (hearing) yang pernah dilakukan.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Abdillah Nasih menanggapi laporan Imam Syafi’i, perwakilan tokoh masyarakat terkait perkembangan kondisi di lapangan. Nasih menekankan bahwa langkah selanjutnya adalah memastikan solusi teknis segera terwujud.
“Maturnuwun atas update info-infonya. Dulu sudah pernah kita hearing-kan terkait Karangbong bersama-sama Pemdes, tokoh-tokoh, serta OPD dan Komisi terkait. Coba nanti saya minta Komisi C untuk menindaklanjuti update informasi tersebut,” ujar Abdillah Nasih, Sabtu (07/02/2026) siang.
Lebih lanjut, politisi PKB ini menegaskan bahwa fokus pengawalan akan diarahkan pada penyelesaian masalah secara komprehensif. “Kita kawal permasalahan di Karangbong terkait kondisi jalan dan truk-truk besar pasca-hearing tempo hari, sampai dengan solusi-solusi yang dibutuhkan. Mulai dari solusi pembuatan jalan industri atau jalan baru, hingga pengaturan jam masuk truk dan teknis lainnya,” imbuh Nasih.
Menanggapi respons positif tersebut, Imam Syafi’i selaku perwakilan warga menyampaikan apresiasinya namun tetap memberikan catatan kritis agar dukungan legislatif ini segera terealisasi dalam bentuk anggaran nyata.
“Harapan kami jelas, yakni adanya aksi nyata dari Pemerintah Kabupaten melalui Dinas PUBMSDA Sidoarjo. Kami ingin usulan jalan industri baru ini bukan sekadar kajian, tapi masuk prioritas anggaran 2026. Warga sudah terlalu lama bertaruh nyawa di jalur sempit yang padat kendaraan berat,” tegas Imam Syafi’i.
Ia menekankan bahwa regulasi jam operasional truk juga mendesak untuk segera diterapkan oleh Dishub Sidoarjo guna menjamin keselamatan pengguna jalan. “Kami tidak ingin hanya mendengar janji dari hearing ke hearing.
Keselamatan publik adalah prioritas utama. Dengan pengawalan Ketua DPRD dan Komisi C, kami harap sinergi ini segera terwujud tanpa ada pihak yang dirugikan,” pungkasnya.***
