RADAR BLAMBANGAN.COM, | JOMBANG, – Hamparan hijau sawi yang tumbuh subur di area khusus pertanian Lapas Jombang menjadi pemandangan penuh makna. Di bawah terik matahari, Kasi Binadik dan Giatja bersama petugas pembina serta Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang tergabung dalam program pembinaan kemandirian bidang pertanian melaksanakan panen sawi dengan penuh semangat dan kebersamaan, Kamis (19/02).
Panen kali ini menghasilkan kurang lebih 60 kilogram sawi segar dengan kualitas yang baik. Proses penanaman hingga panen dilakukan secara bertahap, mulai dari penyemaian bibit, pemupukan, perawatan, hingga penyiraman rutin di bawah pengawasan dan pendampingan petugas pembina.
Kasi Binadik dan Giatja, Rd Epa Fatimah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembekalan keterampilan kerja bagi WBP agar memiliki kemampuan produktif yang bermanfaat setelah bebas nanti. “Program pertanian ini tidak hanya melatih keterampilan teknis, tetapi juga menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama,” ujarnya.
Hasil panen sawi sebanyak 60 kilogram tersebut selanjutnya akan didistribusikan ke dapur Lapas sebagai bahan baku konsumsi warga binaan. Selain mendukung ketahanan pangan internal, langkah ini juga menjadi bentuk optimalisasi pemanfaatan lahan serta efisiensi anggaran.
Kalapas Jombang, Rino Soleh Sumitro, dalam keterangannya menegaskan bahwa pembinaan kemandirian merupakan salah satu fokus utama dalam sistem pemasyarakatan, “Kami berkomitmen memberikan bekal keterampilan nyata kepada warga binaan. Melalui kegiatan pertanian ini, mereka belajar bekerja, bertanggung jawab, dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Harapannya, saat kembali ke masyarakat, mereka sudah memiliki kemampuan untuk mandiri,” tegasnya.
Program pembinaan pertanian ini menjadi salah satu wujud nyata Lapas Jombang dalam membangun WBP yang produktif, terampil, dan siap kembali berintegrasi dengan masyarakat. (Mahmudah)
