RADAR BLAMBANGAN.COM, | JOMBANG, – Lapas Kelas IIB Jombang mengikuti kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Jawa Timur terkait tindak lanjut data 2/3 masa pidana narapidana pada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Jawa Timur, Sabtu (02/03). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh jajaran pejabat struktural serta petugas Lapas Jombang.
Sosialisasi ini membahas pentingnya validasi dan percepatan tindak lanjut data narapidana yang telah memasuki masa 2/3 pidana sebagai salah satu syarat pengusulan hak integrasi, seperti Pembebasan Bersyarat (PB), Cuti Bersyarat (CB), maupun Cuti Menjelang Bebas (CMB). Dalam paparannya, perwakilan Kanwil Ditjenpas Jawa Timur menekankan agar seluruh UPT melakukan pembaruan dan sinkronisasi data secara berkala guna memastikan tidak ada keterlambatan dalam proses pengusulan hak warga binaan yang telah memenuhi syarat.
Kepala Lapas Kelas IIB Jombang, Rino Soleh Sumitro, menyampaikan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti arahan dari Kanwil demi optimalisasi pelayanan kepada warga binaan.
“Kami berkomitmen untuk melakukan percepatan dan validasi data narapidana yang telah memasuki 2/3 masa pidana. Hal ini penting agar hak-hak warga binaan dapat diproses tepat waktu dan sesuai ketentuan,” ujar Kalapas.
Kasi Binadik Lapas Jombang RD Epa Fatimah juga menambahkan bahwa koordinasi internal terus dilakukan guna memastikan data administrasi dan persyaratan substantif warga binaan telah lengkap sebelum diajukan ke tahap berikutnya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh UPT Pemasyarakatan, termasuk Lapas Jombang, semakin tertib administrasi serta responsif dalam pengelolaan data narapidana. Ketepatan dan akurasi data menjadi kunci dalam mendukung pelaksanaan sistem pemasyarakatan yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Lapas Jombang berkomitmen dalam menjalankan arahan pimpinan serta memastikan pelayanan hak integrasi bagi warga binaan berjalan sesuai regulasi. Ke depan, Lapas Jombang akan terus meningkatkan koordinasi dan monitoring data guna mendukung tercapainya pembinaan yang optimal. (Mahmudah)
