RADAR BLAMBANGAN.COM, | GAMBIRAN – Personel Babinsa Desa Jajag, Koramil 0825/06 Gambiran, menunjukkan dedikasi tinggi dalam misi kemanusiaan. Setelah melakukan pencarian intensif bersama tim gabungan, Babinsa berhasil membantu menemukan dan mengevakuasi korban anak hanyut di Sungai Jajag untuk segera mendapatkan penanganan medis di rumah sakit, Senin, 10-03-2026
Kejadian yang sempat menggegerkan warga Jajag ini bermula saat korban atas nama Ahmad Baihaqi Nadhirrizki umur 7 Tahun bersama 2 temanya bermain di tepi sungai Petahunan Desa Jajag waktu bermain di sungai dengan tidak sengaja sandal korban jatuh ke sungai dan korban langsung ikut terjun ke sungai untuk mengambil sandal yang terjatuh setelah lama tidak muncul ke permukaan teman korban langsung menghubungi ayah korban dan mengetahui berita tersebut ayah korban langsung menuju lokasi dan langsung melaporkan kejadian ke kepala Dusun, Merespons cepat laporan tersebut, Serda Sofyan Andrianto langsung terjun ke lokasi untuk memimpin koordinasi awal pencarian bersama warga dan tim SAR.
Setelah penyisiran selama beberapa jam, korban berhasil ditemukan di titik radius 10 m dari tempat terjatuhnya korban Tanpa membuang waktu, Babinsa bersama tim gabungan langsung melakukan tindakan penyelamatan pertama.
“Fokus utama kami adalah kecepatan. Begitu korban ditemukan, kami langsung mengamankan jalur evakuasi dan memastikan korban segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat menggunakan kendaraan yang ada (Sepeda Motor Babinsa) untuk mendapatkan pertolongan darurat,” ujar Serda Sofyan Andrianto
Sebagai bentuk tanggung jawab teritorial, Babinsa tidak hanya membantu di lokasi kejadian, tetapi juga ikut mengawal proses administrasi dan memastikan kondisi keluarga korban di RS Ar Rohmah Jajag Langkah ini diambil untuk memastikan sinergi antara TNI, tim medis, dan keluarga berjalan lancar di masa kritis.
Danramil 0825/06 Gambiran menyampaikan apresiasi atas kesigapan Babinsa dan warga. Ia menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat harus menjadi solusi, terutama dalam situasi darurat seperti musibah bencana atau kecelakaan air.
Mengingat debit air sungai yang tidak menentu, Babinsa Jajag kembali mengingatkan masyarakat:, orang tua diimbau tidak membiarkan anak-anak bermain di pinggir sungai tanpa pengawasan orang dewasa.***
