RADAR BLAMBANGAN.COM, | PROBOLINGGO – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kota dan Kabupaten Probolinggo menghadapi kendala serius. Sebanyak 18 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tercatat belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dari Dinas Kesehatan, sehingga operasional dapur program tersebut dihentikan sementara oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Penghentian operasional itu tertuang dalam Surat Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN Nomor: 841/D.TWS/03/2026 tertanggal 10 Maret 2026 tentang penghentian sementara kegiatan SPPG yang belum memenuhi persyaratan administrasi dan teknis.
Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG agar tetap memenuhi standar keamanan pangan bagi masyarakat penerima manfaat.
Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa sejumlah SPPG di wilayah Probolinggo belum melakukan pendaftaran maupun belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan setempat.
Padahal, beberapa dapur MBG tersebut diketahui telah beroperasi lebih dari 30 hari, sementara kepemilikan SLHS merupakan salah satu syarat mutlak yang harus dipenuhi sebelum operasional berjalan penuh.
Berdasarkan data yang dihimpun ketik.com pada Rabu (11/3/2026), sebagian besar SPPG yang masuk dalam daftar sebenarnya telah memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) serta fasilitas mess bagi petugas dapur. Namun kelengkapan administrasi berupa sertifikat higiene sanitasi belum dipenuhi, sehingga operasionalnya harus dihentikan sementara.
BGN menegaskan bahwa standar kebersihan dan keamanan pangan tidak bisa ditawar, terlebih program MBG menyasar masyarakat luas, termasuk pelajar dan kelompok rentan.
Berikut beberapa SPPG di wilayah Probolinggo yang tercantum dalam data tersebut:
1. PPG Kota Probolinggo Kedupok Kareng Lor
KaSPPG: Achmad Fathullah
Sertifikat SLHS: Tidak Ada
IPAL: Ada
Mess: Ada
2. SPPG Kota Probolinggo Kademangan Triwung Kidul
KaSPPG: Edwin Ernasyah
Sertifikat SLHS: Tidak Ada
IPAL: Ada
Mess: Ada
3. SPPG Probolinggo Lumbang
KaSPPG: Valentinus Krishna Adi Prabowo
Sertifikat SLHS: Tidak Ada
IPAL: Ada
Mess: Ada
Hingga kini, pihak terkait diharapkan segera melengkapi seluruh persyaratan yang dibutuhkan, khususnya sertifikat higiene sanitasi, agar operasional dapur MBG dapat kembali berjalan dan program pemenuhan gizi bagi masyarakat tidak terganggu lebih lama.***
