RADAR BLAMBANGAN.COM, | Jayapura – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Papua bersama instansi terkait menyalurkan sebanyak 137 ton beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari gudang Perum Bulog Jayapura. Penyaluran tersebut dilakukan untuk mendukung gerakan pasar murah guna menjaga stabilitas harga bahan pokok di tengah masyarakat.
Pelepasan distribusi beras SPHP tersebut dipimpin langsung Kasatgas Pangan Papua Kombes Pol Dr. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., yang juga menjabat Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Papua, di Jayapura, Jumat (13/3/2026).
Rama menjelaskan, distribusi beras ini merupakan bagian dari gerakan pasar murah yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia sebagai upaya pemerintah menjaga kestabilan harga pangan menjelang Lebaran.
“Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Polda Papua bersama pimpinan Bulog dan Dinas Perdagangan Provinsi hari ini melepas distribusi beras SPHP dalam rangka gerakan pasar murah serentak di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah Papua,” ujar Rama.
Ia menjelaskan, mekanisme distribusi dilakukan melalui gudang-gudang Bulog di daerah, dengan melibatkan jajaran kepolisian resor (Polres) untuk memastikan beras SPHP dapat tersalurkan dengan baik kepada masyarakat.
Menurutnya, kegiatan pasar murah ini dilaksanakan oleh seluruh jajaran kepolisian sebagai langkah konkret menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Lebaran, sekaligus memastikan ketersediaan pangan tetap aman.

Selain menyalurkan beras SPHP, Satgas Pangan Polda Papua juga terus melakukan pengawasan intensif terhadap harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional maupun gudang distributor.
Berdasarkan hasil pemantauan terhadap 14 komoditas bahan pokok di wilayah Papua, harga sejumlah kebutuhan masih berada di atas rata-rata nasional, namun secara umum masih relatif stabil dan terkendali.
“Yang masih menjadi perhatian adalah harga cabai yang cukup tinggi, sekitar Rp120 ribu per kilogram. Hal ini dipengaruhi faktor cuaca di daerah sentra produksi di wilayah Keerom, khususnya Arso, sehingga hasil panen berkurang dan berdampak pada ketersediaan stok,” jelasnya.
Untuk menekan harga cabai tersebut, pihaknya bersama instansi terkait tengah berupaya mendatangkan pasokan dari luar Papua agar harga di pasaran dapat kembali stabil.
Sementara itu, Kepala Perum Bulog Kantor Wilayah Papua Ahmad Mustari menegaskan pihaknya mendukung penuh langkah Satgas Pangan dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di wilayah Papua.
Menurutnya, Bulog terus memastikan ketersediaan stok pangan, termasuk beras dan minyak goreng, agar distribusi kepada masyarakat dapat berjalan lancar.
“Satgas Pangan hari ini melakukan pelepasan beras SPHP secara serentak di wilayah Polda Papua dan Bulog mendukung penuh penyalurannya,” kata Ahmad.
Ia menambahkan, Bulog juga telah menerima tambahan pasokan komoditas pangan melalui jalur logistik, termasuk kedatangan sejumlah kontainer yang akan segera didistribusikan ke berbagai wilayah di Papua guna menjaga ketersediaan stok menjelang Lebaran.***
(Tim/Red)
