RADAR BLAMBANGAN.COM, | RAJA AMPAT PBD (08/04/26) – Upaya memperkuat karakter serta jati diri anggota kepolisian terus digencarkan oleh Polda Papua Barat Daya melalui Biro SDM dengan menggelar pelatihan “Polisi Sadar Berkarakter” bagi jajaran Polres Raja Ampat. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia Polri yang berintegritas, profesional, dan berjiwa kebangsaan.
Pelatihan yang berlangsung selama dua hari, sejak 6 hingga 7 April 2026, dipusatkan di Aula Patriatama Tatag Trawang Polres Raja Ampat. Kegiatan diawali dengan asistensi oleh Karo SDM Polda Papua Barat Daya, dilanjutkan dengan sesi psikologi untuk memperkuat kesiapan mental personel, hingga pemberian materi inti terkait pembentukan karakter Bhayangkara.
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan dan personel, termasuk Karo SDM Polda Papua Barat Daya Kombes Pol. I Dewa Gde Juliana, Kapolres Raja Ampat AKBP James O. Tegai, serta para pejabat utama dan instruktur pelatihan. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen kuat institusi dalam membangun SDM Polri yang unggul dan berdaya saing.
Dalam sambutannya, Karo SDM menegaskan bahwa tantangan tugas Polri ke depan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan anggota yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki karakter kuat dan berlandaskan nilai kebangsaan. Pelatihan ini menjadi sarana untuk menanamkan kembali semangat cinta tanah air, penguatan nilai Pancasila, serta kesadaran akan pentingnya persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Materi yang diberikan dalam pelatihan meliputi pembentukan mindset, penguatan teknis pelaksanaan tugas, serta penanaman nilai rasa atau empati dalam pelayanan kepada masyarakat. Para peserta juga diajak untuk terlibat aktif melalui dialog interaktif dan simulasi, sehingga pemahaman yang diperoleh dapat langsung diimplementasikan dalam tugas sehari-hari.
Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga mendorong perubahan perilaku. Personel diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan kerja, keluarga, maupun masyarakat. Selain itu, pelatihan ini juga menjadi bagian dari upaya menangkal paham radikalisme, separatisme, dan ancaman disintegrasi bangsa melalui penguatan kesadaran kebangsaan.
Secara keseluruhan, pelatihan Polisi Sadar Berkarakter ini menghasilkan tiga poin utama, yakni perubahan pola pikir (mindset), peningkatan kemampuan teknis, dan penguatan nilai rasa dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Polda Papua Barat Daya berharap seluruh personel mampu menginternalisasi nilai-nilai yang telah diberikan dan terus berproses menjadi Bhayangkara yang profesional, humanis, serta berintegritas tinggi.
Dengan semangat “Melindungi dan Melayani”, Polri di wilayah Papua Barat Daya berkomitmen untuk terus hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045 yang maju, berdaulat, dan sejahtera.
(Tim/Red)
