RADAR BLAMBANGAN.COM, | MALANG — BPBD Kabupaten Malang mencatat tiga titik tanah longsor di Desa Dalisodo, Kecamatan Wagir, akibat hujan dengan intensitas sedang hingga deras, Selasa (07/04/2026).
Peristiwa longsor terjadi dalam rentang waktu pukul 14.00 hingga 15.00 WIB setelah kawasan tersebut diguyur hujan cukup lama. Material tanah dari tebing di sekitar permukiman ambrol dan menutup akses jalan dusun di tiga lokasi berbeda, sehingga sempat menghambat mobilitas warga.
Berdasarkan data BPBD Kabupaten Malang, masing-masing titik longsor memiliki dimensi berbeda.
Menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, titik pertama sepanjang 3 meter, lebar 1 meter dan tinggi 3 meter, titik kedua sepanjang 2 meter dengan lebar 1 meter dan tinggi 3 meter. Sementara titik ketiga menjadi yang paling besar dengan panjang 8 meter, lebar 2 meter dan tinggi mencapai 15 meter.
Petugas BPBD bersama unsur terkait langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Dua titik longsor berhasil dibersihkan melalui kerja bakti warga setempat.
Sedangkan satu titik lainnya yang menutup badan jalan utama ditangani menggunakan alat berat berupa excavator.“Longsor terjadi di tiga titik dengan dimensi bervariasi dan sempat menutup akses jalan dusun,” terangnya, Rabu (08/04/2026).
Ia menambahkan, proses penanganan masih terus dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, meskipun sempat terkendala cuaca hujan yang berpotensi memicu longsor susulan.
“Penanganan sempat dihentikan saat hujan turun untuk mengantisipasi risiko longsor susulan yang dapat membahayakan petugas di lapangan,” tutupnya.(Fin/Her)
