RADAR BLAMBANGAN.COM, | Songgon, Banyuwangi – Denyut semangat prajurit dan warga tak surut meski hari ke-12 telah terlampaui. Tepat pukul 07.00 WIB, Kamis (09/04/2026), deru cangkul dan dentingan besi kembali memecah keheningan pagi di aliran Sungai Binau, Dusun Krajan, Desa Songgon, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi.
Komandan Koramil 0825/20 Songgon, Kapten Kav Andoko, hadir langsung memimpin barisan sebuah sinyal kuat bahwa agenda Karya Bakti TNI dalam Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III Kodim 0825/Banyuwangi bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen nyata yang terpatri dalam setiap sekop tanah yang dibalik.
Kehadiran pasukan yang terhimpun lintas satuan mencerminkan keseriusan institusi. Berderet di lokasi proyek: personel Bati Bhakti TNI dari Staf Ter Kodim 0825/Banyuwangi, anggota Sibang Kodim, hingga prajurit dari Koramil 0825/08 Srono, 12 Rogojampi, 13 Singojuruh, 14 Kabat, dan 0825/19 Sempu menyatu dalam satu barisan tanpa sekat.
Mereka bahu-membahu bersama Kepala Dusun Krajan, Bp. Nanang, Kepala Dusun Gumukcandi, Bp. Muchlis, serta warga setempat yang tak ingin sekadar menjadi penonton di atas proyek yang akan memutus isolasi desanya sendiri.
Apel singkat sebelum bekerja membuka hari bukan seremonial belaka, melainkan penanda bahwa di sini, disiplin adalah nafas. Selanjutnya, kegiatan berlanjut pada pengerjaan teknis yang masuk fase krusial: pembesian kolom, perakitan bekisting blok beton, penggalian lubang pondasi, hingga pengecoran siklop yang menjadi tulang punggung struktur jembatan.
Setiap tahap dikerjakan cermat, sebab konstruksi yang sedang dibangun ini bukan semata beton dan baja ia adalah harapan kongkret yang akan menghubungkan Dusun Krajan dengan Dusun Gumukcandi secara permanen.
Ketika selesai nanti, jembatan ini akan menjadi urat nadi bagi ribuan jiwa: jalur menuju Puskesmas kala sakit menyerang, akses ke pasar tradisional untuk menghidupi keluarga, rute ke sekolah bagi anak-anak yang selama ini harus memutar jauh, serta jalan pintas ke kebun yang menjadi sumber penghidupan.
Seluruh rangkaian kegiatan pada hari ke-12 ini berjalan tertib, lancar, dan aman sebuah catatan kecil yang sesungguhnya menyimpan makna besar: bahwa TNI dan rakyat, ketika bergerak bersama, tidak ada jembatan yang terlalu besar untuk dibangun.***
~Kodim Banyuwangi semakin produktif,
#Produktif,
#Bhirawaanoraga.
