RADAR BLAMBANGAN.COM, | Tambrauw, – Pasca-aksi pembunuhan oleh Orang Tak Dikenal (OTK) di Distrik Bamusbama, Kabupaten Tambrauw, Polda Papua Barat Daya melalui Satgas Operasi Dofior bergerak cepat melakukan pemulihan psikologis bagi masyarakat terdampak. Langkah ini diambil melalui kegiatan trauma healing sebagai bentuk empati dan kepedulian Polri terhadap kondisi mental warga, Minggu (12/4/2026).
Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat tidak hanya bertujuan untuk menjamin keamanan fisik, tetapi juga untuk mereduksi rasa takut dan cemas yang menyelimuti warga. Melalui pendekatan humanis, personel Satgas berinteraksi langsung dengan warga melalui berbagai aktivitas positif, mulai dari pendampingan psikologis hingga permainan edukatif bagi anak-anak.
Kegiatan ini diharapkan mampu memulihkan stabilitas emosional masyarakat agar mereka dapat kembali beraktivitas dengan tenang. Selain itu, upaya ini menjadi sarana untuk mempererat sinergi dan kepercayaan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga ketertiban di lingkungan sekitar.
Dengan pendekatan yang humanis dan penuh kehangatan, diharapkan masyarakat Distrik Bamusbama dapat kembali bangkit, menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih tenang, serta memiliki semangat baru dalam membangun kehidupan yang aman dan damai. (Timo)
