RADAR BLAMBANGAN.COM, | Guna menjamin harga dan ketersedian stock kebutuhan 14 bahan pokok penting (bapokting) di pasaran. Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pangan Provinsi Bali, kembali melaksanakan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Pasar tradisional, ritel modern, hingga distributor.
Satgas Saber Pangan Provinsi Bali melaksanakan sidak pada Toko Kamila, Toko Daging Sapi dan potong ayam, serta Warung Bumbu Ibu Gek Sri yang berlokasi di Pasar Kreneng, Distributor UD. Cipta Agung Unggas yang berlokasi di Jalan Nagasari-Penatih, serta ritel Modern Supermarket Grand Lucky di Jalan PB. Sudirman, Denpasar, Kamis (23/4/2026).
Adapun tujuan dilaksanakannya sidak pasar ini, untuk penyesuaian harga pangan yang dijual agar sesuai HET (harga eceran tertinggi) yang ditetapkan oleh pemerintah, sekaligus juga untuk mengetahui distribusi bapokting pada distributor, sehingga dapat mengetahui ketersediaan stock yang cukup.
Tim Satgas Saber Pangan Provinsi Bali sendiri beranggotakan Tim dari Ditreskrimsus Polda Bali, bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distanpangan) Provinsi Bali, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bali, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Provinsi Bali, dan Bulog Kanwil Bali.
Pemeriksaan difokuskan pada kesesuaian harga jual pada 14 Bapoting agar sesuai HET, serta menyusuri alur distribusi, untuk mengetahui ketersediaan stok di gudang.
Pada kesempatan tersebut, Satgas Saber Pangan juga mengingatkan agar para pelaku usaha untuk tidak menjual komoditas pangan di atas ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. Petugas juga menyampaikan bahwa apabila terjadi pelanggaran akan ditindak tegas secara berjenjang, mulai dari teguran tertulis hingga pencabutan izin usaha.
Melalui kegiatan sidak ini, diharapkan terjadi keterjangkauan harga, keterjaminan mutu pangan serta ketersediaan pangan, dan sekaligus juga dapat memastikan keamanan stock barang, sehingga masyarakat dapat memperoleh 14 Bapoting dengan harga wajar dan mudah untuk di Wilayah Bali.
(Echa)
