RADAR BLAMBANGAN.COM, | ACEH UTARA, – Kepedulian terhadap masyarakat kecil kembali ditunjukkan oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Aceh Utara, Syibral Mulasi, yang mengunjungi pasangan suami istri kurang mampu yang sempat viral karena masuk kategori desil 8.
Pasutri tersebut, Ali Munir (59) dan Zuraidah (56), tinggal di Desa Glong, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara. Kondisi kehidupan keduanya jauh dari kata sejahtera dan membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak.
Kedatangan Syibral bersama rombongan disambut hangat oleh keluarga. Dalam suasana penuh haru, DPC PDI Perjuangan Aceh Utara menyerahkan sejumlah bantuan sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap warga yang membutuhkan.
“Ada sedikit bantuan yang kami bawa. Memang tidak banyak, namun ini sebagai bukti kami hadir dan ada di tengah-tengah masyarakat,” ujar Syibral Mulasi.
Dalam dialog langsung, Syibral mengungkapkan bahwa terdapat beberapa kebutuhan mendesak yang disampaikan oleh keluarga tersebut, di antaranya rehabilitasi rumah dan bantuan kursi roda untuk Ali Munir.
Ia menegaskan bahwa aspirasi tersebut tidak akan berhenti di tingkat lokal. Untuk bantuan rehab rumah, Syibral menyebut telah mendapat respons dari Jamaluddin Idham selaku Ketua DPD PDI Perjuangan Aceh, dan akan diupayakan realisasinya dalam waktu dekat.
“Kami sudah berkoordinasi, dan insyaAllah akan diupayakan agar bantuan rehab rumah ini bisa segera terealisasi. Begitu juga dengan kebutuhan kursi roda untuk Pak Ali Munir,” tambahnya.
Sementara itu, Zuraidah tak kuasa menahan haru. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh PDI Perjuangan Aceh Utara dan Aceh.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan dan kepedulian ini. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah,” ujarnya.
Kunjungan ini menjadi bukti bahwa kehadiran partai politik tidak hanya sebatas agenda formal, tetapi juga menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Langkah yang dilakukan Syibral Mulasi dinilai sebagai wujud nyata politik kemanusiaan hadir, mendengar, dan berupaya memberi solusi bagi rakyat kecil.***
