Radarblambangan.com, | Tulungagung — Dalam rangka untuk meningkatkan status gizi balita melalui asupan nutrisi kaya protein hewani dan kalori, Pemerintah Desa Sumberagung kecamatan Rejotangan – Tulungagung membagikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada balita stunting dan ibu hamil resiko tinggi (resti), pada Selasa (28/4/2026) pagi.
Bertempat dibalai desa setempat, pembagian PMT ini dihadiri oleh Kepala Desa Junjung Judianan beserta unsur perangkat desanya, Ketua tim penggerak PKK, bidan desa, kader Posyandu, tokoh masyarakat dan balita serta bumil Resti penerima manfaat.
Dalam sambutannya, kepala desa Sumberagung mengatakan, program ini difokuskan untuk memperbaiki tumbuh kembang, mencegah keparahan stunting, dan memenuhi kebutuhan gizi harian anak agar sesuai dengan usianya.
Menurutnya, pada umumnya PMT berupa kudapan bergizi atau makanan lengkap yang diberikan setiap hari untuk memastikan balita mendapatkan tambahan energi dan protein yang dibutuhkan.
” Jadi PMT ini adalah salah satu upaya pemerintah melalui desa untuk mencegah bertambahnya bayi stunting dan guna menghindari para ibu hamil supaya normal atau tidak beresiko tinggi, ” ungkapnya.
Lebih lanjut Kades Junjung mengatakan untuk tujuan yang paling utama dalam pemberian PMT tersebut adalah :
1. Mengatasi Malnutrisi :
Mengurangi prevalensi stunting dan mengatasi masalah gizi kurang atau KEK (Kurang Energi Kronis) pada balita.
2. Intervensi Nutrisi Spesifik :
Memberikan makanan tambahan yang aman, bermutu, dan kaya nutrisi (protein hewani, zat besi, zinc, vitamin A).
3. Pemberdayaan Pangan Lokal :
Menggunakan bahan pangan lokal segar, ekonomis, dan tanpa pengawet buatan untuk memenuhi kebutuhan gizi.
4. Pemantauan Tumbuh Kembang :
Seringkali dilakukan selama 90 hari berturut-turut, disertai penimbangan rutin untuk memantau kenaikan berat badan anak.
“Pemantauan tumbuh kembang balita sangat dibutuhkan. Disamping itu mengatasi gizi buruk adalah hal utama dalam perkembangan balita serta intervensi nutrisi berupa protein hewani, zat besi dan lain lain adalah upaya agar balita bisa terhindar dari stunting, ” lanjut dia.
Mengakhiri sambutannya, Kepala desa juga memberikan penjelasan atas apa saja yang diberikan berupa PMT pada balita dan ibu hamil resti ini adalah i berwujud bahan makan seperti telur ayam, daging ayam, daging sapi atau ikan dan juga susu formula.
” Untuk diketahui bahwa yang diberikan berupa makanan tambahan ini bersumber dari Dana Desa (DD) tahun anggaran 2026 dengan masing-masing paket senilai 150.000 rupiah dan jumlah penerima bantuan ini terperinci dari sebanyak 14 balita dan 10 orang ibu hamil, harapan kami, dengan bantuan ini didesa kita tidak akan ada balita stunting ataupun bumil resti atau ibu hamil resiko tinggi, jadi semuanya menjadi bh sehat dan tumbuh kembang menjadi generasi yang bermanfaat pada bangsa dan negara, ” harapnya.
(BambangTrimono)
