Oleh:
Herman Sjahthi. S.H., M.Pd., M.Th.,CBC.
(Akademisi & Aktivis Masyarakat Sipil)
RADAR BLAMBANGAN.COM, | Program Agro Wisata Senja yang diselenggarakan di Tamansuruh pada tanggal 1–3 April 2026 merupakan sebuah terobosan strategis yang patut diapresiasi secara akademik maupun praktis. Inisiatif yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi ini tidak sekadar menghadirkan ruang rekreasi berbasis agraria, tetapi juga membangun ekosistem ekonomi baru yang berakar pada potensi lokal. Dengan pendekatan yang integratif antara pariwisata dan pemberdayaan masyarakat, program ini menjadi model pembangunan berbasis kerakyatan yang adaptif terhadap tantangan zaman.
Dalam perspektif ekonomi pembangunan, Agro Wisata Senja menunjukkan bagaimana inovasi berbasis lokal mampu menjadi instrumen efektif dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat. Di tengah kondisi global dan nasional yang penuh ketidakpastian, kehadiran program seperti ini menjadi bukti nyata bahwa kreativitas kebijakan publik dapat membuka ruang-ruang ekonomi alternatif. Aktivitas ekonomi yang tumbuh di sekitar kawasan wisata tidak hanya bersifat temporer, tetapi berpotensi menciptakan efek berganda (multiplier effect) yang signifikan bagi pelaku UMKM, petani, serta masyarakat sekitar.
Sebagaimana disampaikan oleh Mohamad Yanuarto Bramuda, S.Sos., MBA., MM. (Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat) bahwa inovasi seperti Agro Wisata Senja merupakan langkah konkret dalam memastikan masyarakat tidak terpinggirkan oleh arus kapitalisme yang semakin dominan. Pernyataan ini mengandung makna strategis bahwa pembangunan ekonomi tidak boleh hanya bertumpu pada kekuatan modal besar, tetapi harus memberi ruang bagi ekonomi rakyat untuk tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan. Dalam konteks ini, program ini menjadi simbol keberpihakan kebijakan terhadap ekonomi inklusif.
Senada dengan itu, Suratno, M.Pd., M.M (Asisten Perekonomian dan Pembangunan)
menegaskan pentingnya dukungan masyarakat dalam menghidupkan dan menjaga keberlanjutan program ini. Partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang dinamis dan resilient. Tanpa keterlibatan kolektif, program sebaik apapun akan sulit mencapai dampak maksimal. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat sipil menjadi fondasi penting dalam mewujudkan geliat ekonomi daerah yang kuat dan berdaya saing.
Dengan komitmen untuk melaksanakan kegiatan ini secara rutin setiap awal bulan, Agro Wisata Senja berpotensi menjadi ikon baru penggerak ekonomi lokal di Banyuwangi. Keberlanjutan program ini akan memperkuat identitas daerah sebagai wilayah yang inovatif dan progresif dalam mengelola potensi agraria dan pariwisata. Terima kasih atas dukungan seluruh masyarakat yang telah berkontribusi dalam menyukseskan program ini. Semangat gotong royong dan optimisme kolektif inilah yang akan membawa Kabupaten Banyuwangi menuju kemandirian ekonomi yang kokoh, berkeadilan, dan tidak mudah terguncang oleh tekanan kapitalisme global.
HS.
