RADAR BLAMBANGAN.COM, | JAWA BARAT – Suasana mencekam menyelimuti sejumlah wilayah di Jawa Barat pada Jumat malam (1/5), setelah sekelompok orang tak dikenal yang mengenakan pakaian serba hitam dan menutupi wajah dengan kain gelap, melakukan aksi brutal dengan membakar berbagai fasilitas umum.
Aksi anarkis tersebut menyasar sejumlah titik vital, mulai dari pos polisi, videotron, hingga lampu lalu lintas. Kobaran api dan kepulan asap sempat membuat warga sekitar panik, sementara aparat keamanan bergerak cepat melakukan pengamanan di lokasi kejadian.
Peristiwa ini menjadi sorotan, lantaran sebelumnya Kapolda Jawa Barat menegaskan bahwa tidak ada aksi buruh pada hari tersebut. Aksi yang terjadi hanyalah unjuk rasa mahasiswa yang berlangsung tertib dan telah dibubarkan sekitar pukul 16.00 WIB.
Namun, situasi berubah drastis saat malam hari. Secara tiba-tiba, muncul kelompok misterius berpakaian hitam yang diduga sebagai penyusup, melakukan perusakan dan pembakaran fasilitas publik.
Pihak kepolisian kini tengah memburu identitas para pelaku dan mendalami kemungkinan adanya aktor intelektual di balik aksi tersebut. Beberapa orang dilaporkan telah diamankan dan akan menjalani pemeriksaan intensif.
“Kami masih melakukan pengembangan. Sebagian pelaku sudah diamankan, dan dalam waktu dekat akan kami sampaikan secara resmi melalui konferensi pers, termasuk siapa saja yang terlibat dan siapa dalangnya,” ungkap sumber kepolisian.
Hingga saat ini, aparat terus meningkatkan patroli dan pengamanan guna mencegah aksi susulan, serta memastikan situasi kembali kondusif. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. (Mahalik)
