RADAR BLAMBANGAN.COM, | BANYUWANGI – Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan pembinaan serta pengelolaan data yang lebih tertib dan profesional, Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik) bersama Kepala Sub Seksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Kasubsi Bimkemaswat) Lapas Kelas IIA Banyuwangi melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banyuwangi, Senin (04/05).
Kunjungan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antarlembaga, khususnya dalam mendukung program pembinaan warga binaan melalui peningkatan akses literasi serta pengelolaan arsip yang lebih sistematis dan akuntabel. Kedatangan rombongan dari Lapas Banyuwangi disambut hangat oleh jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi.
Dalam pertemuan tersebut, Kasi Binadik menyampaikan bahwa peningkatan kualitas pembinaan tidak hanya berfokus pada aspek mental dan keterampilan, tetapi juga pada penguatan literasi serta penyediaan bahan bacaan yang edukatif bagi warga binaan. Menurutnya, keberadaan perpustakaan yang memadai di dalam lapas dapat menjadi sarana efektif dalam mendukung proses pembinaan yang berkelanjutan.
“Kami ingin menghadirkan layanan pembinaan yang lebih komprehensif, salah satunya melalui peningkatan literasi warga binaan. Untuk itu, sinergi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menjadi sangat penting, baik dalam penyediaan koleksi buku maupun pengelolaan sistem perpustakaan di dalam lapas,” ungkapnya.
Selain itu, aspek pengelolaan kearsipan juga menjadi perhatian utama dalam kunjungan tersebut. Kasubsi Bimkemaswat menekankan pentingnya tata kelola arsip yang rapi, terstruktur, dan sesuai standar, mengingat data warga binaan merupakan bagian penting dalam proses administrasi dan pembinaan.
“Kami berharap dapat memperoleh pendampingan serta berbagi pengetahuan terkait pengelolaan arsip yang baik dan benar, sehingga seluruh data yang kami miliki dapat tersimpan dengan aman, mudah diakses, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Sementara itu, pihak Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banyuwangi menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan untuk menjalin kerja sama yang lebih erat dengan Lapas Banyuwangi. Mereka juga membuka peluang kolaborasi dalam bentuk bantuan koleksi buku, pengembangan perpustakaan lapas, hingga pelatihan pengelolaan arsip bagi petugas.
Pertemuan ini turut diisi dengan diskusi interaktif mengenai berbagai program yang dapat disinergikan, termasuk penguatan budaya literasi di lingkungan lapas serta penerapan sistem kearsipan modern berbasis digital.
Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang berkelanjutan antara Lapas Kelas IIA Banyuwangi dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banyuwangi. Sinergi tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif dalam peningkatan kualitas pembinaan warga binaan serta pengelolaan administrasi yang lebih tertib, transparan, dan profesional di lingkungan Lapas Banyuwangi. (Mahalik)
