RADAR BLAMBANGAN.COM, | BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi kembali menghadirkan terobosan di sektor pariwisata dengan meluncurkan program “Senja di AWT” di kawasan Agrowisata Taman Suruh (AWT), Desa Tamansuruh, Kecamatan Glagah. Konsep wisata ini memadukan panorama alam pegunungan dengan kekayaan kuliner serta pertunjukan seni budaya lokal dalam satu paket pengalaman.
Berlokasi di ketinggian sekitar 450 meter di atas permukaan laut, AWT menawarkan lanskap alam yang memanjakan mata. Dari titik ini, pengunjung dapat menikmati hamparan pemandangan Gunung Ijen hingga Selat Bali, ditemani udara sejuk khas pegunungan yang menenangkan.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk menghadirkan alternatif destinasi wisata sore yang ramah bagi semua kalangan. Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk menggerakkan ekonomi masyarakat melalui pelibatan pelaku usaha lokal dan komunitas kreatif.
“Tidak hanya menikmati panorama alam, pengunjung juga bisa merasakan kekayaan kuliner khas Banyuwangi dan menyaksikan beragam pertunjukan seni budaya yang kami hadirkan secara langsung,” ujarnya.
Lebih dari 50 pelaku UMKM turut ambil bagian dalam kegiatan ini, menawarkan berbagai produk unggulan. Aneka hidangan tradisional seperti rujak soto, kesrut, hingga jajanan klasik seperti kue cucur tersedia berdampingan dengan menu modern yang menyasar generasi muda.
Tak hanya itu, suasana juga semakin semarak dengan kehadiran para seniman lokal yang menampilkan karya seni rupa, pertunjukan musik akustik, hingga atraksi budaya dan bela diri tradisional. Interaksi langsung antara seniman dan pengunjung menjadi daya tarik tersendiri dalam kegiatan ini.
Sejak pertama kali digelar pada awal Mei 2026, program ini mendapat sambutan positif dari wisatawan. Salah satunya Nova, pengunjung asal Bali, yang mengaku menikmati suasana santai sambil mencicipi kuliner dengan latar pemandangan alam yang memukau.
Agenda “Senja di AWT” dijadwalkan berlangsung rutin setiap akhir pekan di awal bulan, mulai pukul 15.00 hingga 21.00 WIB. Waktu tersebut dipilih untuk memberikan pengalaman terbaik menikmati suasana senja hingga malam hari di kawasan wisata tersebut.
Dengan konsep terpadu antara alam, budaya, dan ekonomi kreatif, Banyuwangi kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu destinasi unggulan di Jawa Timur. (Silviyah)
