RADAR BLAMBANGAN.COM, | JAKARTA – Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Fast Respon Counter Polri, Agus Flores, mengaku haru dan bersyukur setelah menerima informasi bahwa Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan mempertahankan jabatan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Menurut Agus Flores, kabar tersebut pertama kali ia terima dari sejumlah rekan wartawan media dan sahabatnya di Tuban, Jawa Timur. Informasi itu membuat dirinya merasa sedih bercampur bahagia hingga meneteskan air mata.
“Alhamdulillah, ALLAH Maha Baik. Saya mendengar informasi dari banyak wartawan dan teman-teman di Tuban, Jawa Timur, bahwa Kapolri akan dipertahankan Presiden Prabowo. Jujur saya sangat terharu,” ungkap Agus Flores.
Agus menilai sosok Kapolri merupakan figur pemimpin yang sangat baik dan memiliki kepedulian tinggi terhadap berbagai laporan masyarakat. Ia menyebut hampir seluruh informasi yang disampaikan kepadanya selalu ditindaklanjuti secara serius oleh Kapolri.
“Bagi saya beliau ini sosok yang sangat baik. Semua laporan informasi ditindaklanjuti, tidak ada yang tersisa. Mulai dari tambang ilegal, judi kasino, narkoba hingga oknum-oknum polisi nakal, semua ditanggapi serius,” tegasnya.
Tak hanya itu, Agus juga menilai Kapolri memiliki perhatian besar terhadap para senior dan jenderal-jenderal Polri yang dianggap berpengalaman dengan memberikan posisi strategis di institusi kepolisian.
Di mata Agus Flores, Kapolri juga dikenal sebagai pribadi yang rendah hati dan tidak sombong dalam berkomunikasi. Bahkan dalam percakapan sehari-hari melalui WhatsApp, Kapolri disebut sering membalas pesan dengan stiker senyum dan suasana penuh humor.
“Beliau orangnya sangat baik dan tidak sombong. Kalau saya kirim WA humoris, beliau juga sering membalas dengan stiker senyum. Sosok seperti beliau memang perlu diajak bercanda agar tidak terlalu tegang memikirkan negeri ini,” ujarnya.
Agus juga mengingat kembali sejumlah langkah tegas Kapolri sejak sebelum pemerintahan Presiden Prabowo, terutama dalam penanganan tambang ilegal di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur serta praktik kasino di Jawa Tengah.
“Dari dulu beliau memang tegas. Tambang ilegal di Kalteng, Kaltim hingga kasino di Jateng pernah diatensi serius. Kadang bawahannya sampai pusing karena sering disemprot Kapolri akibat laporan-laporan yang saya sampaikan langsung,” pungkas Agus Flores.***
