RADAR BLAMBANGAN.COM, | Jakarta — Ketua Umum Fast Respon, Agus Flores, menegaskan perang terhadap narkoba harus dilakukan tanpa toleransi dan melibatkan seluruh elemen bangsa secara serius dan terpadu. Menurutnya, kekuatan mafia narkoba tidak akan mampu bergerak jika pemerintah, aparat penegak hukum, dan media bersatu menjaga Indonesia dari ancaman peredaran gelap narkotika.
Pernyataan tersebut disampaikan Agus Flores menanggapi dukungan dan komentar warganet terkait langkah tegas pemerintah dalam memberantas narkoba hingga ke akar-akarnya.
“Kalau Presiden, Kapolri, Menteri Imipas, Kepala BNN dan wartawan bersatu, mafia narkoba tidak akan punya ruang bergerak di Indonesia. Tidak ada toleransi bagi bandar maupun jaringan pengedar,” tegas Agus Flores, Kamis (21/5/2026).
Ia menilai sinergi antara pemerintah pusat, aparat penegak hukum, lembaga pemasyarakatan, serta media massa menjadi kekuatan utama dalam memutus mata rantai peredaran narkoba yang selama ini merusak generasi bangsa.
Menurut Agus Flores, pemberantasan narkoba tidak cukup hanya melalui penangkapan di lapangan, tetapi juga harus dibarengi pengawasan ketat terhadap jalur masuk narkotika, penguatan pengawasan di dalam lapas, serta edukasi masif kepada masyarakat.
“Indonesia tidak boleh kalah melawan narkoba. Negara harus hadir dan bergerak tegas. Bandar, backing, hingga jaringan internasional harus disikat habis tanpa pandang bulu,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi langkah aparat kepolisian, BNN, dan Kementerian Imipas yang terus memperkuat koordinasi dalam menutup celah peredaran narkoba, baik dari luar negeri maupun dari dalam lembaga pemasyarakatan.
Agus Flores berharap seluruh elemen masyarakat ikut mendukung perang total melawan narkoba demi menyelamatkan masa depan generasi muda Indonesia. (Mahal)
