RADAR BLAMBANGAN.COM, | Bondowoso – Antusiasme masyarakat terhadap Festival Lomba Lagu Tembang Kenangan di Kabupaten Bondowoso membludak. Meski baru pertama kali digelar, kegiatan tersebut tercatat menarik hampir 300 peserta dari berbagai kalangan usia, mulai anak muda hingga lansia.
Ketua Panitia Komunitas Joglo Bondowoso sekaligus Ketua DPD LPRI Jawa Timur Derek Frans Keiley mengatakan festival tersebut menjadi bagian dari upaya membangkitkan sektor pariwisata Bondowoso melalui pendekatan seni dan budaya.
“Di bawah bimbingan Dinas Pariwisata Bondowoso, kita ingin wisatanya meningkat. Alhamdulillah kegiatan seperti ini sangat membantu. Kita mulai dari festival-festival kecil dan harapannya nanti mampu menggugah sektor pariwisata,” ujarnya.
Menurut Derek, kegiatan itu tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga wadah membangun semangat dan ruang ekspresi lintas generasi, khususnya bagi para pecinta tembang kenangan.
“Tujuan utama lomba ini pertama, kita ingin membangkitkan wisata Bondowoso melalui tembang-tembang kenangan. Kedua, menggugah para lansia ini agar bangkit dan tetap aktif berkegiatan,” katanya.
Ia menambahkan, tingginya minat masyarakat terlihat dari jumlah pendaftar yang jauh melampaui kapasitas lokasi kegiatan.
“Antusias masyarakat luar biasa. Peserta tercatat hampir sekitar 300 orang. Karena ini pertama kali digelar dan space tempatnya tidak terlalu besar, maka sementara kita batasi sekitar 100 peserta dulu,” ungkapnya.
Menurutnya, jumlah tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan festival berikutnya agar bisa digelar lebih besar dan lebih maksimal.
“Setelah ini akan kita evaluasi. Mudah-mudahan dengan bimbingan Dinas Pariwisata Bondowoso, bukan hanya Komunitas Joglo saja, tapi masyarakat juga punya greget dalam kegiatan seperti ini yang tujuannya semata-mata meningkatkan kunjungan wisata,” tegas Derek
Festival Tembang Kenangan tersebut juga diharapkan mampu menjadi agenda rutin daerah yang tidak hanya melestarikan seni musik lawas, tetapi sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat dan memperkuat identitas wisata budaya Bondowoso.***
