RADAR BLAMBANGAN.COM, | Bondowoso –
Di Indonesia, terdapat berbagai macam pernikahan adat yang memperlihatkan keberagaman budaya dan tradisi setiap daerah. Salah satu pernikahan adat yang khas adalah pernikahan adat Jawa. Pernikahan adat Jawa memiliki urutan proses yang harus diikuti dengan saksama dan kaya akan makna simbolis.
Pernikahan bukan hanya sekedar proses menyatukan dua individu, tetapi juga merupakan awal dari kehidupan baru bersama dalam ikatan perkawinan. Pernikahan adat Jawa memiliki peran penting dalam kehidupan bermasyarakat di Jawa. Setiap tahapan dalam pernikahan adat Jawa memiliki makna filosofis dan nilai-nilai kehidupan yang diturunkan dari leluhur kepada generasi selanjutnya.
Ngunduh mantu adalah sebuah prosesi adat Jawa yang berarti “memanen atau menerima menantu,” yaitu acara adat di mana keluarga besar pengantin pria menjemput dan menyambut mempelai wanita secara resmi sebagai anggota keluarga baru di kediaman mereka, biasanya beberapa hari setelah pernikahan utama, sebagai bentuk penghormatan dan pengesahan status pernikahan secara adat.
Tujuan ngundhuh mantu adalah untuk mengumumkan kepada tetangga mempelai pria bahwa ia sudah mempunyai istri sah dan siap untuk menjadi pelindung bagi istri dan anak-anak nantinya.
Seperti pada pernikahan Garuda Eka Martha putra dari Bapak Tondo Samidi dan Ibu Dwi Susilowati.
Dengan Nur Aulah Rohmatin Jannah putri dari Bapak Sayudi dan Ibu Mistiani. ).
Dengan resepsi Ngunduh mantu di Perum Permata Kembang blok C-9 Sukowiryo Bondowoso. Selasa (30/12/2025
Sanak saudara, handai taulan dan sahabat baik dari Pejabat, dan insan seni hadir dipernikahan putra dari dari Tondo Samiadi,walau hujan deras menerpa tapi acara sakral terus berlanjut.
Tondo Samiaji mengatakan,kami berterima kasih kepada tamu undangan yang telah hadir dikediaman kami walau hujan deras ini merupakan anugerah dari Allah SWT, ujar pria asli Sidoarjo ini.
Ruce Sulaiman tamu undangan menambahkan, hujan disore ini menambah Barokah sang kedua pengantin. Semoga pernikahan ini menambah keharmonisan sang mempelai berdua,acara sungguh sangat meriah dan semarak,tutupnya.
(Bagus)
