RADAR BLAMBANGAN.COM, | JOMBANG, – Dalam upaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan meningkatkan kesadaran bernegara, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Jombang melaksanakan Upacara Hari Kesadaran Nasional yang bertempat di Lapangan Griya Winaya Lapas Jombang. Kegiatan tersebut diikuti oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan berlangsung dengan tertib serta penuh khidmat.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Kepala Subbagian Tata Usaha Lapas Jombang, Afif Eko Suhariyanto, menyampaikan pentingnya menumbuhkan rasa cinta tanah air, kedisiplinan, serta semangat persatuan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi bekal positif bagi warga binaan selama menjalani masa pembinaan maupun setelah kembali ke tengah masyarakat.
Upacara Hari Kesadaran Nasional merupakan salah satu kegiatan pembinaan kepribadian yang secara rutin dilaksanakan di lingkungan pemasyarakatan. Melalui kegiatan ini, warga binaan diajak untuk memahami makna penting menjadi warga negara yang baik, menghormati simbol-simbol negara, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap bangsa dan negara.
Selama pelaksanaan upacara, seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh disiplin, mulai dari penghormatan kepada bendera Merah Putih, pengucapan Pancasila, hingga pembacaan teks nasionalisme. Suasana yang khidmat mencerminkan keseriusan warga binaan dalam mengikuti proses pembinaan yang diberikan.
Dalam amanatnya, Afif Eko Suhariyanto mengajak seluruh warga binaan untuk menjadikan momentum Hari Kesadaran Nasional sebagai sarana introspeksi dan motivasi untuk terus memperbaiki diri. Ia menegaskan bahwa semangat nasionalisme harus diwujudkan melalui sikap disiplin, kepatuhan terhadap aturan, serta komitmen untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Melalui kegiatan ini, Lapas Jombang berharap nilai-nilai kebangsaan, kedisiplinan, dan rasa cinta tanah air dapat semakin tertanam dalam diri warga binaan. Dengan demikian, proses pembinaan yang dijalankan tidak hanya membentuk karakter yang lebih baik, tetapi juga mempersiapkan mereka menjadi warga negara yang produktif dan bertanggung jawab setelah kembali ke masyarakat. (Mahmudah)
