RADAR BLAMBANGAN.COM, | SIDOARJO – Keluhan masyarakat Desa Karangbong, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, terkait dugaan pencemaran udara yang dilakukan oleh PT Bernofarm Laboratories memasuki babak baru. Merasa penanganan laporan berjalan lamban, perwakilan warga melayangkan surat permohonan konfirmasi dan desakan tindak lanjut kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo.
Laporan ini merupakan buntut dari dugaan pencemaran udara berulang berupa asap putih pekat berbau kimia menyengat yang bersumber dari aktivitas boiler perusahaan farmasi tersebut. Puncak gangguan dilaporkan terjadi pada 10 Desember 2025, yang memicu keluhan sesak napas dan keresahan di kalangan warga sekitar.
Imam Syafi’i, perwakilan warga Desa Karangbong, menyatakan bahwa warga menuntut transparansi penuh atas laporan yang sebelumnya telah masuk melalui kanal SP4N LAPOR dengan ID Tracking #9808616.
“Kami mendesak DLHK untuk membuka hasil audit investigasi, termasuk uji emisi dan izin pembuangan limbah udara mereka. Warga butuh kepastian, bukan sekadar peninjauan formalitas di lapangan,” tegas Imam dalam keterangannya.
Dalam surat tersebut, warga juga meminta DLHK Sidoarjo menjatuhkan sanksi tegas sesuai UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Salah satu poin tuntutan warga adalah penutupan paksa lubang pembuangan asap yang diduga tidak sesuai standar atau ilegal.
Warga mengancam akan membawa persoalan ini ke tingkat Provinsi hingga jalur hukum jika tidak ada langkah konkret dalam waktu dekat. Sebagai bentuk keseriusan, surat tersebut juga ditembuskan kepada Inspektur Kabupaten Sidoarjo dan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Jawa Timur untuk mengawasi adanya potensi maladministrasi atau lambannya penanganan laporan.
“Jika hingga 02 Januari 2026, Jum’at besok, tetap tidak ada perubahan nyata, kami tidak akan segan untuk terus bersurat dan menuntut hak kami atas lingkungan yang sehat,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak DLHK Kabupaten Sidoarjo belum memberikan keterangan resmi terkait status investigasi terbaru di PT Bernofarm Laboratories. (Red)
