RADAR BLAMBANGAN.COM, | Tabanan, – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan, Prawira Hadiwidjojo didampingi Pejabat Struktural menerima empat orang Taruna Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekip) Tingkat II dan Tingkat III di ruang rapat, Senin (22/06). Kehadiran para Taruna ini menjadi momentum untuk mengintegrasikan teori yang diperoleh selama pendidikan dengan praktik lapangan sekaligus membangun etos kerja dan profesionalisme sebagai calon insan Pemasyarakatan.
4 Taruna tersebut akan melaksanakan kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Lapas Tabanan. Dua orang Taruna Tingkat II, Ni Kadek Dwi Artha Yanthi dan I Kadek Andre Dwika Permana Putra melaksanakan PKL, sedangkan tiga Taruna Tingkat III yakni Aidha Fitri Febyanti dan Gusti Putu Candra Yuda melaksanakan KKN.
Kalapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo menyampaikan selamat datang kepada seluruh Taruna dan berharap pelaksanaan PKL maupun KKN dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memperkaya pengalaman serta memperdalam pemahaman mengenai tugas dan fungsi Pemasyarakatan.
“Selamat datang di Lapas Tabanan. Saya berharap adik-adik Taruna dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menyerap sebanyak mungkin ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai yang ada di lapangan. Apa yang diperoleh selama PKL dan KKN nantinya akan menjadi bekal yang sangat berharga ketika memasuki dunia kerja sebagai insan Pemasyarakatan,” ujar Prawira.
Lebih lanjut, Prawira juga berharap para Taruna tidak hanya belajar dari petugas, tetapi turut membagikan pengetahuan dan inovasi yang dimiliki. “Selain belajar, saya berharap adik-adik juga dapat berbagi ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pendidikan. Sinergi seperti ini sangat penting untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Pemasyarakatan,” tambahnya.
Mewakili Taruna, Gusti Putu Candra, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan sarana bagi Taruna untuk menerapkan serta mengembangkan ilmu yang diperoleh selama mengikuti pendidikan di kampus. “PKL dan KKN menjadi gambaran awal bagi kami sebelum terjun ke dunia kerja yang sesungguhnya. Kami berharap dapat mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama pendidikan sekaligus berkontribusi dalam memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan yang mungkin ditemui selama pelaksanaan kegiatan di Lapas Tabanan,” ungkap Rezi.
Kontributor: Humas Lapas Tabanan/Echa.
