RADAR BLAMBANGAN.COM.| LUMAJANG – Memperingati Hari Ulang Tahun ( HUT ) Bhayangkara ke-80, Kabupaten Lumajang mencatatkan sejarah baru dalam dunia olahraga. Untuk pertama kalinya, Kejuaraan Tenis Junior se-Jawa Timur resmi digelar di Bumi Semeru. Turnamen yang mempertemukan talenta-talenta muda ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 26 hingga 28 Juni 2026.
Ide segar ini lahir dari kolaborasi apik antara Kapolres Lumajang bersama Ketua Pengurus Kabupaten Persatuan Tennis Lapangan Indonesia (PELTI) Lumajang, yang ingin mewadahi bakat-bakat tenis muda di Jawa Timur sekaligus memeriahkan HUT Bhayangkara ke-80 tahun 2026.
Ketua Panitia Pelaksana, Setyo Budi, melaporkan bahwa antusiasme peserta sangat luar biasa. Tercatat sebanyak 86 atlet junior dari berbagai daerah di Jawa Timur turun gunung untuk memperebutkan gelar juara.
Kompetisi ini mempertandingkan kategori Kategori Tunggal (Single) Putra dan Putri yang dibagi menjadi empat kelompok umur (KU):
Kelompok Umur (KU) 10 Tahun
Kelompok Umur (KU) 12 Tahun
Kelompok Umur (KU) 14 Tahun
Kelompok Umur (KU) 16 Tahun
Mengingat banyaknya pertandingan yang harus dimainkan, panitia menyiapkan tiga lokasi lapangan tenis sekaligus di pusat kota Lumajang, yaitu:
Lapangan Tenis Stadion
Lapangan Aspol (Asrama Polisi)
Lapangan Semeru Lumajang
Harapan kami melalui momentum Hari Ulang Tahun Bhayangkara ini, kita melaksanakan kegiatan pertandingan olahraga tenis junior se-Jawa Timur, dapat mencetak atlet-atlet muda, calon-calon atlet tenis yang berbakat yang kelak dapat bertanding di event-event kompetisi yang lebih hebat lainnya, selain dari kompetisi yang kita laksanakan pada hari ini.
Senada dengan Ketua panitia, Ahmad Chairul Anwar selaku Ketua PELTI Lumajang juga optimis bahwa kompetisi ini menjadi titik awal kebangkitan prestasi tenis di Lumajang.
Kami di kepengurusan PELTI yang baru, kurang lebih belum 1 tahun, sudah menyelenggarakan dua turnamen tenis. Yang pertama, turnamen tenis senior yang sudah kita selenggarakan kemarin di bulan Desember dalam rangka Harjalu (Hari Jadi Lumajang). Dan yang kedua, turnamen tenis junior se-Jawa Timur, dan ini merupakan agenda rutin yang ke depannya kami akan selenggarakan.
harapan kami ingin memberikan prestasi, khususnya di Kabupaten Lumajang, untuk atlet-atlet kita lebih semangat lagi kejuaraan tenis, mudah-mudahan pelaksanaan ini kita bisa menyelenggarakan dengan baik. Tentunya dengan menarik seluruh pecinta tenis junior se-Jawa Timur. Dan ini karena awal, mudah-mudahan di tahun berikutnya kita bisa menyelenggarakan yang lebih besar lagi, ” Ujar ketua pelti.
Acara pembukaan yang berlangsung ini dihadiri oleh jajaran forkopimda dan tokoh olahraga Lumajang. Tampak hadir Kapolres Lumajang beserta jajarannya, Dandim, Camat Lumajang, perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Ketua KONI Lumajang, Budi Satria Andhika, S.E., M.M., serta Ketua PELTI Lumajang, Ahmad Chairul Anwar, S.E.
Turnamen ini dibuka secara simbolis melalui pemukulan bola pertama oleh Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, S.I.K., S.H., M.H.
Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan rasa bangganya atas terselenggaranya acara ini. Beliau berharap ajang ini bisa melahirkan atlet-atlet tenis masa depan yang mampu mengharumkan nama kabupen Lumajang dan Jawa Timur di kancah nasional bahkan internasional.
Saya menyampaikan apresiasi juga yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras dan pengurus PELTI yang telah mempersiapkan event ini, event Kejuaraan Tenis Junior yang pertama diselenggarakan oleh PELTI Kabupaten Lumajang.
Kepada seluruh peserta, saya ingin berpesan, jadikan turnamen ini sebagai ajang untuk menggali, mendapatkan pengalaman yang berharga. Junjung tinggi sportivitas, hormati lawan, patuhi aturan pertandingan, serta tunjukkan bahwa kemenangan sejati bukan hanya tentang menjadi juara, tapi juga tentang membangun mental, disiplin, serta sikap yang baik, ” Ujar kapolres lumajang.
Apresiasi senada juga disampaikan oleh Ketua KONI Lumajang, Budi Satria Andhika, S.E., M.M., yang menilai inovasi dari Polres dan PELTI Lumajang ini menjadi angin segar bagi pembinaan atlet usia dini di Lumajang.
Memang tidak harus sekarang mereka berprestasi, tapi paling tidak ada wadah yang sudah dilakukan PELTI Lumajang bersama Bapak Kapolres. Ini sudah men-support perkembangan olahraga di Kabupaten Lumajang yang luar biasa. Terima kasih, tetap semangat, dan semoga lancar pelaksanaannya, ” Ungkap Budi.
Kejuaraan yang baru pertama kali diadakan di Lumajang ini mendapat respons positif dari para peserta. Beberapa petenis belia yang sempat diwawancarai mengaku sangat senang bisa bertanding di Lumajang.
Sultan, salah satu peserta tenis junior umur 11 tahun asal Lumajang, yang sudah mengikuti dua kali perlombaan, ia mengaku sangat senang dan bangga wilayahnya bisa menjadi tuan rumah event se-Jawa Timur ini.
Ini jadi kesempatan bagus buat kami yang di Lumajang untuk mengukur kemampuan dan menambah wawasan jam terbang,” ujar Sultan dengan penuh semangat.
Kejuaraan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang perebutan prestasi, tetapi juga mempererat silaturahmi antaratlet muda dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur sekaligus mendorong lahirnya generasi petenis berbakat yang mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi
Turnamen ini diprediksi akan berlangsung sengit hingga babak final pada Minggu, 28 Juni 2026 nanti. Bagi masyarakat Lumajang yang ingin menyaksikan aksi memukau para petenis masa depan Jawa Timur, pintu tribun terbuka lebar di tiga lokasi pertandingan.
( uzi )
