RADAR BLAMBANGAN.COM, | BANYUWANGI — Di tengah gemuruh dentuman 20 unit Sound Horeg yang mengguncang jalan poros Dusun Kendal. (01/07/2026), sosok para Babinsa Koramil 0825/20 Songgon berdiri tegak, mengawal setiap jengkal rute Kirab Budaya Hari Jadi Desa Sragi (HARJASA) yang ke-123. Serka Suhartono, Babinsa Desa Sragi, turun langsung ke lapangan bersama dua rekan anggota Babinsa lainnya untuk memastikan gelaran budaya bersejarah itu berlangsung tanpa satu pun insiden. Mulai pukul 14.00 WIB hingga prosesi tuntas, mata para prajurit teritorial itu tak satu pun berkedip, menyisir setiap titik pengamanan sepanjang rute kirab menuju finish di Lapangan Sepak Bola Dusun Krajan.
Peringatan abad lebih Desa Sragi ini bukan sekadar pesta rakyat biasa. Kepala Desa Hartono, S.H., melepas peserta kirab nomor urut pertama dengan penuh kebanggaan, didampingi Ketua BPD yang diwakili H. Komari dalam sambutannya. Seluruh elemen masyarakat berpadu: staf desa, kepala dusun, Linmas, Satpol PP yang diwakili Abdul Hadi, hingga AKP Pudji Wahyono, S.H., Kapolsek Songgon, hadir bahu-membahu menjaga ketertiban. Dua puluh peserta kirab dengan iring-iringan Sound Horeg dari seluruh penjuru Desa Sragi membelah jalanan, menghadirkan dentuman dan gema yang menjadi penanda bahwa desa berusia 123 tahun ini masih hidup, berdenyut, dan bangga akan akar budayanya.
Kapten Kavaleri Andoko, Danramil 0825/20 Songgon, menegaskan bahwa kehadiran Babinsa di setiap sendi kehidupan masyarakat bukan sekadar rutinitas, melainkan cerminan dari jiwa teritorial TNI yang sesungguhnya. “Babinsa bukan hanya hadir saat ada ancaman. Justru di momen kebudayaan seperti HARJASA inilah kita tunjukkan bahwa TNI adalah bagian dari rakyat, tumbuh bersama masyarakat. Serka Suhartono dan anggota telah membuktikan komitmen itu hari ini,” tegas Kapten Andoko. Ia juga mengapresiasi sinergi solid yang terjalin antara unsur TNI, Polri, dan perangkat desa yang menjadi kunci terwujudnya suasana aman dan kondusif selama kegiatan berlangsung.
Kirab Budaya HARJASA ke-123 akhirnya usai dengan catatan sempurna: tertib, lancar, dan aman. Sebuah pencapaian yang tidak lahir dari kebetulan, melainkan buah dari pengawalan disiplin para Babinsa Koramil 0825/20 Songgon yang memahami betul bahwa menjaga ketenangan masyarakat adalah tugas yang sama mulianya dengan tugas tempur di medan perang.
Desa Sragi pun menutup hari jadinya dengan kepala tegak diiringi gema Sound Horeg yang perlahan-lahan mereda, meninggalkan kenangan hari bersejarah yang takkan mudah terlupakan.
~Kodim Banyuwangi semakin produktif
#Produktif,
#Bhirawaanoraga.
