RADAR BLAMBANGAN.COM, | Banyuwangi – Malam pergantian Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Dusun Sroyo Timur, Desa Bangunsari, Kecamatan Songgon, terasa istimewa dengan sentuhan kehangatan TNI di tengah masyarakat. Selasa (07/07/2026), Serka Haryo selaku Babinsa Bangunsari Koramil 0825/20 Songgon hadir langsung dalam kegiatan Peringatan Tahun Baru Islam 1448 H dan Santunan Anak Yatim Piatu di Masjid Jami’ Al-Khair. Kehadiran Babinsa di tengah lebih dari 100 undangan ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat, tak hanya di lapangan pembangunan fisik, namun juga dalam merawat nilai spiritual dan sosial keagamaan masyarakat.
Kegiatan yang sarat nuansa religius ini turut dihadiri Kepala Desa Bangunsari Lulut Budi Kurniawan, KH Abdul Ghoni sebagai penceramah, Bripka Niko Armanda selaku Babinkamtibmas Polsek Songgon, jajaran Kepala Dusun se-Desa Bangunsari, tokoh agama dan tokoh masyarakat, unsur Linmas, hingga barisan Banom NU seperti Banser, Pemuda Ansor, Muslimat, Fatayat NU, dan IPPNU. Forum guru ngaji dan TPQ pun turut ambil bagian, menjadikan malam itu sebagai simpul pemersatu berbagai elemen masyarakat Bangunsari dalam satu barisan kebersamaan. Rangkaian acara berlangsung khidmat, diawali bacaan basmalah, lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Ananda Ainun, sambutan panitia santunan, hingga puncaknya pengusapan kepala dan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim piatu.
Momen paling menyentuh hadir saat satu per satu anak yatim piatu menerima uluran kasih dari masyarakat, disusul tausiyah Maulida Hasanah dan ceramah agama oleh KH Abdul Ghoni yang mengajak jamaah merenungi makna hijrah sebagai momentum perbaikan diri. Kehadiran Babinsa di tengah momen haru ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud konkret kepedulian TNI terhadap generasi penerus bangsa, sekaligus penguat tali silaturahmi antara aparat keamanan dan warga di akar rumput.
Menanggapi kegiatan tersebut, Komandan Koramil 0825/20 Songgon, Kapten Kaveleri Andoko, menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif masyarakat Sroyo Timur. “Kehadiran Babinsa dalam kegiatan keagamaan seperti ini adalah bagian dari tugas kami membina kemanunggalan TNI-Rakyat. Santunan anak yatim piatu ini mengajarkan kita bahwa hijrah bukan hanya soal pergantian tahun, tapi juga soal kepedulian dan berbagi kepada sesama. Saya berpesan kepada seluruh anggota Babinsa untuk terus aktif hadir di tengah masyarakat, menjaga soliditas, serta memperkuat ikatan sosial demi terciptanya situasi yang tertib, aman, dan kondusif di wilayah binaan,” tegasnya. Hingga kegiatan berakhir, seluruh rangkaian acara berjalan tertib, lancar, dan aman, menyisakan kesan mendalam bagi seluruh yang hadir.
~Kodim Banyuwangi semakin produktif,
#Produktif,
#Bhirawaanoraga.
