RADAR BLAMBANGAN.COM, | JAKARTA – Ketua Umum Fast Respon Nusantara (PW-FRN) Counter Polri, Agus Flores menyatakan bahwa tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri terus mengalami peningkatan dalam empat tahun terakhir hingga 6,2%.
Menurutnya, berbagai langkah pembenahan dan transformasi yang dilakukan institusi kepolisian turut mendorong meningkatnya dukungan publik.
Dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (8/7/2026), ia mengatakan bahwa penilaian terhadap kinerja Polri seharusnya didasarkan pada hasil survei dan penelitian yang dilakukan oleh lembaga yang memiliki legal standing, bukan semata-mata berdasarkan opini yang berkembang di media sosial.
“Kepercayaan publik terhadap Polri semakin meningkat. Penilaian tersebut hendaknya mengacu pada hasil penelitian yang dilakukan lembaga yang memiliki legal standing,” ujarnya.
Ia juga menilai bahwa kritik maupun narasi negatif yang beredar di media sosial belum tentu mencerminkan pandangan mayoritas masyarakat. Menurutnya, sebagian narasi tersebut dapat berasal dari akun-akun anonim maupun kelompok tertentu yang memiliki kepentingan untuk membangun opini negatif terhadap institusi kepolisian.
Lebih lanjut, ia mengaku telah melakukan kegiatan sosialisasi mengenai peran Polri kepada masyarakat selama empat tahun terakhir di berbagai daerah. Kegiatan tersebut, kata dia, selalu mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
“Saya sengaja melaksanakan kegiatan di lapangan karena saya yakin antusiasme masyarakat sangat besar, sehingga pelaksanaannya tidak memungkinkan jika hanya dilakukan di dalam gedung,” katanya.
Ia berharap berbagai upaya transformasi yang dilakukan Polri dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.(mh)
