RADAR BLAMBANGAN.COM, | Jakarta, – Raden Mas Agus Rugiarto SH, yang akrab disapa Agus Flores, adalah putra dari Raden Kusnandar Residen Besuki. Sosok ini bisa dikatakan lahir dan tumbuh dari lingkungan keluarga yang lekat dengan pengabdian di tubuh Polri dan TNI.
Dari jalur keluarga di Flores, kakek serta paman-pamannya mayoritas merupakan alumni Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI). Sementara dari jalur keluarga di Jawa, ayahnya pernah menempuh pendidikan AKABRI/AKPOL tahun 1968. Bersama kelompok Residen Besuki, ayahnya pun memiliki andil besar dalam membangun dan mengembangkan pendidikan Akademi Kepolisian gelombang 1, 2, hingga 3.
Dikenal dengan julukan Agus Flores di kalangan PATI, ia menempuh pendidikan tinggi di Universitas Tadulako (Untad) Palu dan Universitas Pakuan (Unpac) Jakarta.
Pengalaman organisasinya pun terbilang matang dan panjang: tercatat sebagai Ketua YLKI terlama di dua daerah, pernah aktif di HMI, menjabat Wasekjen KBPP Polri Pusat, serta Ketua DPC GRIB Jakarta Pusat.
Saat ini, selain berprofesi sebagai pengacara, ia juga dipercaya sebagai Penasehat FKPPI Tanjung Priok, Ketua Umum Fast Respon Nusantara (FRN), dan Ketua Umum LBH Pasific.
Dalam ranah politik, ia tergolong sosok senior karena sudah berkiprah di Partai Golkar sejak masa mahasiswa. Meski memiliki rekam jejak yang mumpuni, Agus Flores dikenal kerap menolak tawaran jabatan menteri, dan justru menyerahkannya kepada orang lain yang dinilai berkompeten. Pilihannya sederhana: ia ingin tetap bebas bergerak layaknya burung bangau, menyusuri dan mengabdi ke segenap penjuru Nusantara.***
