RADAR-BLAMBANGAN.COM, | Tabanan, – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan terus melakukan langkah strategis dalam mengatasi permasalahan kelebihan kapasitas hunian (overcrowded) melalui pemindahan 18 orang Warga Binaan ke Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Bangli, Jumat (17/07). Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan kapasitas hunian agar proses pembinaan, keamanan, serta pemenuhan hak-hak Warga Binaan dapat berlangsung secara optimal.
Proses pemindahan dilaksanakan oleh petugas Lapas Tabanan sesuai prosedur dengan mengedepankan aspek keamanan dan ketertiban. Selain mengurangi tingkat kepadatan hunian, langkah ini juga menjadi strategi untuk menciptakan lingkungan yang lebih kondusif sehingga pelaksanaan program pembinaan tetap dapat berjalan efektif.
Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, menjelaskan bahwa kondisi hunian di Lapas Tabanan saat ini telah mencapai hampir 400 persen dari kapasitas ideal.
“Overcrowded menjadi tantangan yang harus kami kelola dengan baik. Kepadatan hunian yang terlalu tinggi berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban, memengaruhi kondisi kesehatan, hingga berdampak pada pemenuhan hak-hak Warga Binaan. Oleh karena itu, pemindahan 18 orang Warga Binaan ini merupakan langkah strategis untuk pemerataan kapasitas sekaligus memastikan proses pembinaan tetap berjalan secara optimal,” ujar Prawira.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Pidana dan Kegiatan Kerja, Fatkhur Rokhman, menyampaikan bahwa pemindahan tersebut juga mempertimbangkan keberlanjutan proses pembinaan yang akan dijalani oleh Warga Binaan. ” Dengan penempatan yang lebih proporsional, proses pembinaan lanjutan, termasuk persiapan menuju program asimilasi kami harapkan dapat berlangsung lebih efektif dan tepat sasaran,” jelanya.
Melalui langkah ini, Lapas Tabanan berkomitmen untuk terus menghadirkan penyelenggaraan Pemasyarakatan yang aman, tertib, dan berorientasi pada kualitas pembinaan. Pengelolaan kapasitas hunian yang proporsional menjadi salah satu strategi penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pembinaan Warga Binaan agar siap kembali ke tengah masyarakat.
Kontributor: Humas Lapas Tabanan/Echa.
