RADAR-BLAMBANGAN.COM | Bandar Lampung – Penguatan kualitas keimanan serta integritas moral jajaran pegawai terus dipelihara secara rutin dan berkesinambungan. Pada Kamis, 30 Juli 2026, Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung kembali menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Mental bagi seluruh petugas yang dilaksanakan secara serentak berdasarkan kepercayaan agama masing-masing.
Pelaksanaan ibadah dan doa bersama ini terbagi di pelbagai lokasi dalam lingkungan institusi. Petugas beragama Islam berkumpul di Aula Utama untuk menyimak ceramah kerohanian yang disampaikan oleh Ustaz Faizin. Sementara itu, petugas beragama Kristen dan Katolik melaksanakan ibadah di Gereja Ekklesia yang dipimpin oleh Pendeta Imanuel dari Gereja Methodist. Adapun petugas beragama Hindu beribadah bersama di ruang pengamanan melalui siaran langsung media daring bersama Ida Pandita Mpu Jaya.
Melalui penguatan spiritual yang inklusif ini, institusi berkomitmen membentuk karakter petugas yang tangguh, berakhlak mulia, serta memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas pembinaan dan pengamanan. Mengenai pentingnya pembinaan mental bagi jajaran pemasyarakatan tersebut, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung memberikan penegasan resmi.
“Penguatan kerohanian secara berkala menjadi benteng moral yang amat penting bagi seluruh petugas agar senantiasa menjalankan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, integritas, dan keikhlasan,” tegas Ike Rahmawati menyampaikan keterangannya.
Keseimbangan antara profesionalisme kerja dan keteguhan nilai spiritual menjadi pilar utama dalam membangun fondasi tata kelola pemasyarakatan yang berintegritas, berwibawa, dan tepercaya.***
