RADAR-BLAMBANGAN.COM, | LUMAJANG – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di Kabupaten Lumajang. Salah satunya melalui gelaran kompetisi balap kuda yang berlangsung di Desa Babakan, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang.
Kejuaraan yang digelar selama dua hari, Sabtu (1/8/2026) hingga Minggu (2/8/2026), tersebut memperebutkan “Piala Bupati Cup Lumajang 2026”. Kegiatan ini terlaksana oleh pemerintah desa babaan bersama Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) Kabupaten Lumajang.
Dalam kompetisi tahun ini, peserta bersaing pada sejumlah kelas, di antaranya kelas wisata Kabupaten Lumajang serta kelas tingkat Provinsi Jawa Timur.
Pemilihan Desa Babakan sebagai lokasi perlombaan bukan tanpa alasan. Wilayah tersebut dikenal memiliki tradisi berkuda yang telah hidup dan berkembang di tengah masyarakat sejak lama.
Ketua Panitia, Sunanda, mengatakan bahwa kegiatan balap kuda tersebut tidak sekadar menjadi hiburan masyarakat dalam rangka memperingati HUT RI ke-81, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga tradisi sekaligus membuka ruang bagi para atlet berkuda untuk mengukir prestasi.
“Tradisi berkuda telah lama hidup di sini. Kini saatnya tradisi tersebut kita lestarikan dan kembangkan melalui jalur prestasi,” ujar Sunanda.
Sementara itu, Kepala Desa Babakan, Moch. Rival Andrianto, menyambut positif pelaksanaan kejuaraan tersebut. Menurutnya, olahraga berkuda memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi salah satu olahraga unggulan sekaligus daya tarik bagi masyarakat.
Ia berharap penyelenggaraan Bupati Cup Lumajang 2026 dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan Desa Babakan sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi olahraga berkuda.
“Harapan kami kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan semakin berkembang. Selain melestarikan tradisi, tentunya juga dapat melahirkan bibit-bibit atlet berkuda berprestasi dari Lumajang,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga dapat menjadi pendorong UMKM dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, mereka yang akan paling merasakan manfaatnya. Ini kesempatan mereka untuk menambah penghasilan,” terang Rifal
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Camat Padang, Drs. Jamak Nurwanto, S.P. Ia menilai kompetisi balap kuda dapat menjadi wadah positif bagi masyarakat sekaligus mempererat kebersamaan dalam momentum peringatan kemerdekaan.
Menurutnya, kegiatan olahraga yang dikemas dengan nuansa tradisi masyarakat lokal memiliki nilai tersendiri karena mampu menggabungkan unsur olahraga, budaya dan hiburan.
Sementara itu, Ketua PORDASI Kabupaten Lumajang, Drs. H. Masrupi, M.Pd, mengatakan bahwa pihaknya terus mendorong perkembangan olahraga berkuda di Kabupaten Lumajang.
Menurut Masrupi, keberadaan kompetisi seperti Bupati Cup Lumajang 2026 penting untuk memberikan ruang kepada para pemilik kuda, joki maupun atlet untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengasah mental bertanding.
“PORDASI akan terus mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini. Harapannya, dari kompetisi di tingkat daerah akan lahir atlet-atlet berkuda yang nantinya mampu bersaing di tingkat Provinsi Jawa Timur maupun tingkat nasional,” katanya.
Antusiasme masyarakat terlihat selama pelaksanaan perlombaan. Kehadiran para peserta dan penonton turut memberikan warna tersendiri dalam rangkaian peringatan HUT RI ke-81 di Kabupaten Lumajang.
Melalui Bupati Cup Lumajang 2026, tradisi berkuda di Desa Babakan diharapkan tidak berhenti sebagai hiburan masyarakat, tetapi dapat berkembang menjadi bagian dari pembinaan olahraga prestasi dan potensi wisata olahraga di Kabupaten Lumajang.
( uzi )
