RADAR-BLAMBANGAN.COM, | Tabanan, – Petugas dan Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan beradu strategi dan ketangkasan dalam babak akhir Pekan Olahraga dan Seni Narapidana (Porsenap) melalui pertandingan bulu tangkis, catur, dan tenis meja, Kamis (13/08). Persaingan di setiap pertandingan berlangsung penuh semangat dan tetap menjunjung sportivitas sebagai bagian dari cara Petugas dan Warga Binaan memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bertempat di Aula Candra Prabhawa, para peserta menunjukkan kemampuan terbaiknya untuk memperebutkan posisi teratas pada masing-masing cabang olahraga. Pertandingan berlangsung dinamis, mulai dari kecepatan dan ketepatan dalam bulu tangkis, konsentrasi dalam permainan catur, hingga adu refleks pada tenis meja.
Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, menyampaikan bahwa Porsenap menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam menyemarakkan HUT ke-81 Republik Indonesia. “Melalui pertandingan seperti bulu tangkis, catur, dan tenis meja, kami ingin menggelorakan semangat olahraga sekaligus memberikan ruang bagi Petugas dan Warga Binaan untuk ikut memeriahkan Hari Kemerdekaan dengan cara yang positif,” ujarnya.
Sementara itu koordinator Lomba, Andi Juliantika, mengapresiasi penampilan seluruh peserta yang tetap memberikan kemampuan terbaik meskipun rangkaian pertandingan dilaksanakan dalam waktu yang relatif singkat.
“Walaupun seluruh rangkaian lomba berlangsung dalam waktu yang singkat, hal tersebut tidak mengurangi kualitas pertandingan. Petugas maupun Warga Binaan sebagai peserta mampu memberikan penampilan terbaiknya dan menunjukkan semangat berkompetisi dengan tetap menjunjung sportivitas,” ungkap Andi.
Salah satu peserta yang berhasil meraih kemenangan pada cabang olahraga bulu tangkis, Ajik ST., mengaku senang dapat menjadi bagian dari Porsenap. “Saya senang bisa ikut dalam kegiatan ini dan menjadi bagian dari perayaan HUT Kemerdekaan. Walaupun kami merayakannya dari dalam Lapas, mengikuti lomba bersama teman-teman merupakan cara sederhana bagi kami untuk ikut memaknai Hari Kemerdekaan,” tuturnya.
Babak akhir Porsenap pun menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan dapat hadir melalui berbagai bentuk. Di balik persaingan untuk menjadi yang terbaik, terdapat keberanian untuk tampil, semangat untuk berusaha, serta sportivitas untuk menghargai lawan.
Kontributor: Humas Lapas Tabanan/Echa.
