RADAR-BLAMBANGAN.COM, | Denpasar – Kapolda Bali Inspektur Jenderal Polisi Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si. menghadiri Malam Anugerah Kerthi Bali Sewaka Nugraha dan Kilau Wastra Bali dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali Tahun 2026, bertempat di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya (Art Center) Denpasar. Jumat, (14/8/2026).
Malam anugerah tersebut menjadi momentum istimewa bagi Polda Bali. Dalam kesempatan itu, Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya menerima penghargaan Kerthi Bali Sewaka Nugraha yang diserahkan langsung oleh Gubernur Bali Dr. Ir. I Wayan Koster, M.M.
Penghargaan tersebut diberikan kepada Kapolda Bali atas dedikasi mulia dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban masyarakat serta kontribusinya dalam mewujudkan visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru.”
Kerthi Bali Sewaka Nugraha merupakan bentuk apresiasi kepada tokoh-tokoh yang telah memberikan kontribusi dan pengabdian nyata bagi kemajuan Bali dalam berbagai bidang, termasuk keamanan dan ketertiban masyarakat, pembangunan infrastruktur, kesenian, serta pelestarian kebudayaan Bali.
Usai menerima penghargaan, Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Pemerintah Provinsi Bali. Menurutnya, penghargaan tersebut bukan semata-mata merupakan penghargaan pribadi, tetapi menjadi bentuk apresiasi terhadap kerja keras seluruh personel Polda Bali dan jajaran serta dukungan masyarakat dalam menjaga Pulau Dewata tetap aman dan kondusif.
“Penghargaan ini merupakan kehormatan sekaligus amanah bagi kami. Saya persembahkan penghargaan ini kepada seluruh personel Polda Bali dan jajaran yang setiap hari bekerja dengan penuh dedikasi, serta kepada seluruh masyarakat Bali yang terus bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan Pulau Dewata,” ujar Kapolda Bali.
Kapolda Bali menegaskan bahwa keamanan merupakan fondasi penting dalam mendukung pembangunan, kehidupan sosial budaya, serta keberlangsungan pariwisata Bali. Karena itu, Polda Bali akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, tokoh adat, pecalang, serta seluruh elemen masyarakat.
“Bagi kami, penghargaan ini bukanlah akhir, tetapi menjadi motivasi untuk meningkatkan pengabdian. Polda Bali berkomitmen untuk terus hadir memberikan rasa aman, menjaga ketertiban dan melindungi nilai-nilai luhur masyarakat Bali. Keamanan Bali adalah tanggung jawab kita bersama, dan sinergi menjadi kekuatan utama dalam menjaganya,” tegas Kapolda Bali
Dalam sambutannya, Gubernur Bali menegaskan bahwa Malam Anugerah dan Kilau Wastra menjadi momentum untuk memberikan penghargaan kepada berbagai pihak yang telah bekerja keras menjaga, mengembangkan, dan memajukan wastra Bali.
Menurutnya, wastra Bali bukan sekadar kain, melainkan bagian dari identitas, kebudayaan, dan peradaban Bali. Di dalam setiap lembar wastra terkandung pengetahuan, keterampilan, kreativitas, filosofi, serta nilai-nilai kehidupan yang diwariskan secara turun-temurun.
Berbagai kekayaan wastra seperti endek, songket, cepuk, geringsing, batik Bali, dan beragam jenis lainnya harus terus dijaga keberlangsungannya. Pelestarian tersebut juga perlu diikuti dengan inovasi agar wastra Bali tetap hidup dan relevan dengan perkembangan zaman.
Gubernur secara khusus mendorong generasi muda Bali untuk tidak sekadar mengenal wastra sebagai warisan masa lalu, tetapi bangga menggunakannya, kreatif mengembangkan desain, inovatif menciptakan produk, serta mampu membawa wastra Bali semakin dikenal pada tingkat nasional maupun internasional.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari implementasi visi pembangunan Bali “Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru”, yang menempatkan kebudayaan sebagai salah satu kekuatan utama dalam menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta seluruh isinya.
Melalui Anugerah Wastra Bali, Gubernur berharap penghargaan yang diberikan tidak berhenti sebatas apresiasi, tetapi menjadi pemantik semangat bagi perajin, desainer, pelaku IKM dan UMKM, seniman, komunitas, serta generasi penerus untuk terus berkarya dan berinovasi.
Malam Anugerah Kerthi Bali Sewaka Nugraha dan Kilau Wastra Bali pada peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali pun menjadi simbol bahwa pembangunan Bali tidak hanya bertumpu pada kemajuan fisik dan ekonomi, tetapi juga pada keamanan, keharmonisan, kebudayaan, serta kuatnya sinergi seluruh komponen masyarakat.
Bagi Polda Bali, penghargaan yang diterima Kapolda Bali semakin memperkuat komitmen untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat serta menjaga Bali tetap aman, damai, tertib, harmonis, dan kondusif sebagai daerah tujuan wisata dunia.
(Echa)
