RADAR-BLAMBANGAN.COM, | BESUKI, SITUBONDO – Dukungan terhadap hajatan Ketua Umum Fast Respon Nusantara (FRN), Agus Flores, yang akan digelar di Alun-Alun Besuki, Kabupaten Situbondo, pada 18 Agustus 2026, terus mengalir.
Salah seorang jenderal lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1991 yang kini menjabat sebagai Kapolda di salah satu wilayah di Indonesia bahkan menyatakan kesiapannya untuk ikut mendorong suksesnya kegiatan tersebut.
Jenderal yang diketahui merupakan salah satu kawan Agus Flores sejak masa pendidikan Akpol itu menyebut, dirinya akan berkomunikasi langsung dengan Kapolda Jawa Timur dan Kapolres Situbondo agar kegiatan tersebut dapat berjalan dengan baik.
“Nanti saya telepon Kapolda Jatim dan Kapolresnya, agar sukses acara AF,” tegas jenderal Akpol 91 tersebut, Sabtu (15/8/2026).
Menurutnya, dukungan tersebut bukan semata-mata karena hubungan pertemanan. Ia menilai kegiatan yang digagas Agus Flores memiliki nilai positif karena melibatkan masyarakat dalam jumlah besar serta menunjukkan dukungan terhadap institusi Polri.
Dirinya juga menyampaikan, apabila situasi memungkinkan dan tidak ada perkembangan bencana yang membutuhkan pengerahan personel Brimob, ia berencana hadir langsung dalam kegiatan tersebut.
“Kalau tidak ada bencana dan masih menggerakkan Brimob di lokasi bencana, saya akan ikut acara yang dibuat AF,” ujarnya.
Ia menegaskan, Agus Flores selama ini dikenal sebagai salah satu figur yang loyal terhadap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Karena itu, menurutnya, kegiatan yang melibatkan masyarakat secara luas layak mendapatkan dukungan.
“Agus Flores loyalis Bapak Kapolri. Mau tidak mau dan tanpa harus perintah Bapak TB1, kita harus dukung, apalagi terkait mengundang masyarakat begitu banyak untuk mendukung Polri. Dan itu bukan sekali mengundang banyak orang,” tegasnya.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa hajatan Agus Flores di Besuki bukan sekadar agenda seremonial. Kegiatan yang direncanakan berlangsung di ruang publik tersebut diperkirakan bakal menjadi salah satu momentum besar yang mempertemukan unsur masyarakat, kepolisian, serta berbagai elemen lainnya.
Dorongan dari jenderal Akpol 91 yang kini memimpin salah satu Polda di Indonesia tersebut sekaligus menunjukkan bahwa komunikasi dan jejaring antara tokoh masyarakat dengan jajaran kepolisian dapat menjadi bagian penting dalam menciptakan kegiatan yang aman, tertib dan memberikan ruang interaksi positif dengan masyarakat.
Kini perhatian mengarah kepada jajaran Polda Jawa Timur dan Polres Situbondo. Akankah dukungan tersebut diwujudkan dengan pengamanan dan fasilitasi maksimal sehingga hajatan Agus Flores pada 18 Agustus mendatang berlangsung sukses?
Semua mata akan tertuju ke Besuki.
