RADAR-BLAMBANGAN.COM, | Denpasar – Sebagai wujud gerak cepat Polri, kepedulian, serta kehadiran negara di tengah masyarakat yang terdampak bencana, Polda Bali mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Made Astawa, S.I.K., M.S.I., serta Pejabat Utama (PJU) Polda Bali, secara langsung melepas keberangkatan bantuan kemanusiaan tersebut dari Halaman Depan Lobby Mapolda Bali. Senin, ( 17/8/2026).
Pengiriman bantuan ini menjadi bentuk respons cepat sekaligus solidaritas keluarga besar Polda Bali terhadap masyarakat NTT yang tengah menghadapi musibah. Tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, Polri juga berupaya hadir memberikan pertolongan nyata ketika masyarakat menghadapi situasi darurat dan bencana.
Bantuan yang diberangkatkan terdiri dari berbagai kebutuhan pokok dan perlengkapan yang dibutuhkan masyarakat selama masa tanggap darurat, meliputi 1.015 dus air mineral ukuran 600 ml, 318 dus mi instan, 100 dus biskuit kelapa, 5.500 lembar selimut, 20 lembar terpal, 6.333 dus popok, 250 unit kasur tipis, 60 dus susu, 250 unit kasur lipat, 250 dus tisu basah, serta 250 dus tisu kering.
Selain mengirimkan bantuan kebutuhan pokok, Polda Bali juga telah menyiagakan armada kendaraan Brimob berupa dapur lapangan dan water treatment yang dapat digerakkan sewaktu-waktu sesuai kebutuhan penanganan bencana di NTT.
Dukungan personel juga dipersiapkan, di antaranya personel Brimob serta personel layanan psikologi, untuk membantu penanganan di lokasi bencana sekaligus memberikan pendampingan psikologis kepada masyarakat terdampak.
Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari gerak cepat Polri dalam merespons bencana sekaligus memastikan kehadiran Polri dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Ini merupakan wujud gerak cepat Polri sekaligus kepedulian dan solidaritas kemanusiaan kepada saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur yang sedang menghadapi musibah. Ketika masyarakat menghadapi kesulitan, Polri harus hadir. Kehadiran itu bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga hadir membantu, melayani, dan memberikan dukungan nyata kepada masyarakat terdampak bencana,” ujar Kapolda Bali.
Kapolda juga menekankan agar seluruh proses pengiriman hingga pendistribusian bantuan dilaksanakan secara profesional dan bertanggung jawab sehingga bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Saya minta seluruh personel yang terlibat melaksanakan pendistribusian bantuan dengan tertib, aman, transparan, dan tepat sasaran. Pastikan bantuan ini dapat segera tiba dan diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” tegasnya.
Menurut Kapolda, kesiapan sarana pendukung maupun personel menjadi bagian dari komitmen Polri untuk memberikan respons cepat terhadap perkembangan situasi di wilayah terdampak.
“Kami juga telah menyiapkan dukungan personel, dapur lapangan hingga water treatment yang dapat digerakkan sewaktu-waktu apabila dibutuhkan. Harapan kami, seluruh bantuan ini dapat segera sampai sehingga bisa membantu memenuhi kebutuhan sekaligus meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak,” tambahnya.
Kapolda Bali turut menyampaikan doa dan dukungan kepada seluruh masyarakat NTT yang terdampak agar diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.
Pengiriman bantuan kemanusiaan ini menegaskan bahwa gerak cepat, kepedulian dan kehadiran Polri bukan sekadar komitmen, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata di tengah masyarakat. Dengan semangat kemanusiaan dan solidaritas, Polda Bali berupaya memastikan masyarakat terdampak bencana mendapatkan dukungan yang dibutuhkan untuk melewati masa sulit dan bangkit kembali.
Polri hadir, bergerak cepat, dan peduli untuk masyarakat.
(Echa)
