RADAR-BLAMBANGAN.COM, | JAKARTA – Jagat politik nasional dan Nahdlatul Ulama (NU) diguncang kabar mengejutkan sehari menjelang pembukaan Muktamar ke-35 NU. Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar sempat dikabarkan mengundurkan diri dari jabatannya dan disebut telah menyerahkan surat pengunduran diri kepada Presiden Prabowo Subianto.
Kabar tersebut pertama kali mencuat melalui pemberitaan Suara.com pada Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 17.32 WIB. Dalam laporan tersebut, sumber di lingkungan pemerintahan menyebut surat pengunduran diri Nasaruddin telah diterima sekaligus direstui pihak Istana.
Spekulasi pun langsung membesar karena nama Nasaruddin Umar tengah masuk dalam bursa calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk periode mendatang. Muktamar ke-35 NU sendiri dijadwalkan berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 27–31 Agustus 2026.
Sebelumnya, Nasaruddin memang mengakui dirinya mendapat dorongan dari sejumlah senior dan sahabat NU untuk maju sebagai calon Ketua Umum PBNU. Namun, ia menyatakan belum pernah mendeklarasikan diri secara resmi sebagai kandidat.
Bantahan Keras Muncul
Belum lama setelah kabar pengunduran diri tersebut beredar luas, Nasaruddin Umar justru memberikan bantahan.
Saat dikonfirmasi Suara.com pada Rabu (26/8) malam, Nasaruddin menegaskan bahwa dirinya tidak pernah mengajukan surat pengunduran diri kepada Presiden Prabowo Subianto.
Ia bahkan menyebut ada pihak yang kemungkinan sedang panik di tengah menghangatnya bursa Ketua Umum PBNU.
Nasaruddin juga menegaskan bahwa dirinya masih menjalankan tugas sebagai Menteri Agama.
Bantahan tersebut diperkuat Kementerian Agama. Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, memastikan informasi mengenai pengunduran diri Nasaruddin Umar tidak benar.
“Itu hoaks. Tidak benar Prof. Nasaruddin Umar mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Menteri Agama,” tegas Thobib.
Staf Khusus Menteri Agama Muhamad Ainul Yakin bahkan menegaskan bahwa isu mengenai surat pengunduran diri tersebut 100 persen hoaks dan menyatakan hubungan Nasaruddin Umar dengan Presiden Prabowo tetap solid.
Bursa Ketum PBNU Makin Panas
Terlepas dari polemik tersebut, posisi Nasaruddin Umar memang menjadi salah satu sorotan dalam bursa kepemimpinan PBNU. Dorongan agar dirinya maju sebagai calon Ketua Umum PBNU telah muncul dari sejumlah kalangan NU.
Situasi semakin menarik karena Muktamar ke-35 NU akan segera dimulai pada Kamis (27/8/2026). Kontestasi kepemimpinan organisasi tersebut dipastikan menjadi perhatian besar, terlebih sejumlah nama mulai mencuat dalam peta kandidat.
Kini, publik justru dibuat bertanya-tanya: siapa yang sebenarnya menyebarkan isu pengunduran diri Nasaruddin Umar dan apa kepentingannya?
Di satu sisi muncul kabar bahwa surat pengunduran diri telah sampai ke Istana. Di sisi lain, Nasaruddin Umar secara tegas menyatakan tidak pernah mengajukan surat tersebut.
Yang jelas, hingga Rabu malam (26/8/2026), berdasarkan bantahan Nasaruddin Umar dan keterangan resmi Kemenag, Nasaruddin Umar masih menjabat sebagai Menteri Agama.
Drama politik menjelang Muktamar ke-35 NU pun semakin menarik untuk diikuti. Apakah isu ini sekadar kabar liar, atau ada manuver politik di balik panasnya bursa Ketua Umum PBNU?
Publik kini menunggu perkembangan berikutnya.
