RADAR-BLAMBANGAN.COM, | BANJARBARU – Bukan sekadar belajar memegang setir dan menarik gas. Sebanyak 48 personel TNI Angkatan Darat mendapat pembekalan khusus keterampilan mengemudi dari Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalimantan Selatan di Safety Driving Center (SDC) Banjarbaru.
Kolaborasi antara Ditlantas Polda Kalsel dan Denpom Banjarmasin tersebut menjadi langkah nyata dalam memperkuat kemampuan personel TNI AD, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan berkendara, baik menggunakan kendaraan roda empat maupun sepeda motor.
Direktur Lalu Lintas Polda Kalsel Kombes Pol Dr. M. Fahri Siregar mengatakan, pelatihan tersebut merupakan bagian dari sinergi lintas institusi untuk membentuk personel yang tidak hanya mampu mengoperasikan kendaraan, tetapi juga memiliki keterampilan, disiplin, etika serta kesadaran tinggi terhadap keselamatan berlalu lintas.
Sebanyak 24 personel mengikuti pelatihan keterampilan mengemudi mobil penumpang, sementara 24 personel lainnya mendapatkan pelatihan keterampilan berkendara sepeda motor.
Para peserta berasal dari berbagai satuan, mulai Denpom Banjarmasin, Korem 101/Antasari, jajaran Kodim hingga Balak Aju Dam XXII/Tambun Bungai.
Selama dua hari, yakni Rabu (2/9) dan Kamis (3/9), para peserta tidak hanya menerima materi teori di dalam kelas. Mereka juga diuji melalui simulator dan praktik langsung di arena lintasan Safety Driving Center Banjarbaru.
Di arena tersebut, kemampuan para peserta diasah menghadapi beragam kondisi dan tantangan. Mulai dari teknik dasar pengendalian kendaraan, pemahaman etika berkendara, hingga keterampilan menghadapi medan tertentu yang membutuhkan konsentrasi dan penguasaan teknik.
Bagi pengemudi mobil, salah satu materi penting adalah teknik berhenti dan kembali melaju di medan tanjakan. Sementara bagi pengendara roda dua, peserta dibekali pemahaman mengenai riding position yang benar sebagai bagian penting dalam menjaga keseimbangan, kontrol kendaraan dan keselamatan selama berkendara.
Kombes Pol M. Fahri Siregar menegaskan, kemampuan mengemudi tidak cukup hanya dengan bisa menjalankan kendaraan. Seorang pengemudi, menurutnya, harus memahami teknik, memiliki etika dan menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama.
Pelatihan ini pun diharapkan mampu mencetak personel yang lebih siap menghadapi kebutuhan tugas di lapangan sekaligus menjadi pelopor budaya keselamatan dalam kehidupan sehari-hari.
Komandan Detasemen Polisi Militer XXII/2 Banjarmasin Letkol Cpm Adi Sugianto menyambut positif kolaborasi tersebut. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ditlantas Polda Kalsel yang telah memberikan kesempatan bagi personel TNI AD untuk meningkatkan kompetensi berkendara.
Menurutnya, keterampilan mengemudi merupakan kemampuan penting bagi prajurit, terutama dalam mendukung pelaksanaan tugas kedinasan yang membutuhkan mobilitas tinggi menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.
Namun lebih dari itu, kemampuan tersebut juga memiliki nilai penting dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan pembekalan teknik dan pemahaman keselamatan yang diperoleh di SDC Banjarbaru, para personel diharapkan tidak hanya menjadi pengemudi yang terampil di balik kemudi, tetapi juga mampu menunjukkan disiplin dan tanggung jawab saat berada di jalan raya.
Sinergi Ditlantas Polda Kalsel dan TNI AD ini menjadi bukti bahwa keselamatan berkendara bukan sekadar urusan satu institusi. Ketika kemampuan, disiplin dan kesadaran keselamatan dipadukan, jalan raya diharapkan bukan lagi menjadi arena risiko, melainkan ruang bersama yang harus dijaga dengan tanggung jawab.(mh)
