RADAR-BLAMBANGAN.COM, | GOWA — Antrean panjang kendaraan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 7492102 Pakatto, Jalan Poros Malino, Kabupaten Gowa, Sabtu (12/9/2026), menjadi pemandangan yang menyita perhatian.
Di tengah warga yang harus bertahan berjam-jam menunggu giliran mendapatkan bahan bakar minyak (BBM), hadir sosok polisi yang tak hanya berdiri menjaga keamanan.
Bhabinkamtibmas Desa Pakatto Polsek Bontomarannu Polresta Gowa, Aipda Muh. Natsir, memilih turun langsung menyapa warga. Bukan dengan sekadar imbauan, melainkan membawa nasi bungkus dan air minum untuk dibagikan kepada masyarakat yang masih setia menunggu dalam antrean.
Langkah sederhana itu sontak menghadirkan warna berbeda di tengah kepadatan antrean. Ketika warga harus menghabiskan waktu berjam-jam di SPBU, kepedulian seorang Bhabinkamtibmas menjadi bentuk nyata bahwa kehadiran polisi tidak selalu berbicara tentang pengamanan, penertiban, maupun penegakan hukum.
Ada sisi lain yang tak kalah penting: kepedulian terhadap masyarakat.
“Melihat masyarakat yang sudah berjam-jam mengantre BBM, kami berinisiatif membagikan nasi bungkus dan air minum. Ini bentuk kepedulian kami agar warga yang sedang menunggu tetap bisa makan dan minum,” kata Aipda Muh. Natsir.
Menurutnya, polisi harus mampu hadir dalam berbagai situasi yang dihadapi masyarakat. Ketika warga membutuhkan rasa aman, polisi hadir memberikan pengamanan. Namun ketika masyarakat menghadapi kondisi yang membutuhkan perhatian dan kepedulian, anggota Polri juga dituntut mampu mengambil langkah nyata.
Bagi warga yang sedang menunggu BBM, nasi bungkus mungkin terlihat sederhana. Namun di tengah antrean panjang dan waktu tunggu yang melelahkan, perhatian tersebut menjadi bentuk pelayanan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Aipda Muh. Natsir juga mengimbau warga agar tetap menjaga ketertiban dan saling menghargai selama berada di kawasan SPBU.
“Kami berharap bantuan ini bisa sedikit membantu warga yang sedang antre. Kami juga mengimbau masyarakat tetap tertib dan saling menghargai selama berada di area SPBU,” ujarnya.
Aksi tersebut sekaligus mempertegas peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di wilayah binaannya.
Bukan hanya datang ketika ada persoalan keamanan, tetapi hadir ketika masyarakat membutuhkan perhatian.
Di tengah antrean BBM yang panjang, Aipda Muh. Natsir menunjukkan bahwa wajah pelayanan kepolisian juga dapat hadir melalui tindakan sederhana: menyapa, membantu, membagikan makanan, dan memastikan masyarakat tetap merasa diperhatikan.
Dari SPBU Pakatto, pesan itu terasa jelas: polisi bukan hanya menjaga agar situasi tetap aman dan tertib, tetapi juga berupaya hadir di tengah masyarakat dalam suka maupun sulit. (Mh)
