RADAR-BLAMBANGAN.COM, | CIREBON – Langkah besar kembali disiapkan Ketua Umum Fast Respon (FRN) Agus Flores. Sebelum bertolak menuju Semarang, Agus Flores terlebih dahulu merapatkan barisan dengan jajaran pengurus DPW Fast Respon Jawa Barat.
Rapat tersebut bukan sekadar konsolidasi biasa. Sejumlah agenda strategis menyangkut arah organisasi FRN di Jawa Barat dibahas, termasuk penentuan wilayah yang akan menjadi pusat aktivitas FRN.
Menariknya, Cirebon dipilih sebagai lokasi kantor pusat FRN di Jawa Barat, bukan Bandung.
Dalam keterangannya, Agus Flores menyebut keputusan tersebut memiliki pertimbangan historis, ekonomi, perdagangan hingga aspek strategis lainnya.
Menurut Agus, Cirebon memiliki jejak sejarah yang kuat sebagai kawasan perdagangan dan pusat aktivitas ekonomi. Selain itu, Cirebon juga disebut memiliki bandara, fasilitas Bank Indonesia, warisan Kesultanan Cirebon serta keterkaitan erat dengan sejarah para wali.
Tak hanya itu, Agus juga menyoroti potensi industri dan komoditas strategis yang berkembang di wilayah tersebut.
“Saya memilih wilayah kantor pusat FRN di Jabar bukan di Bandung, tapi di Cirebon,” tegas Agus Flores dalam arahannya.
Keputusan tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa FRN ingin membangun pusat konsolidasi organisasi berdasarkan pertimbangan sejarah, aksesibilitas dan potensi strategis wilayah.
DPC Ciayumajakuning Dilebur Jadi DPW Jabar
Gebrakan berikutnya adalah restrukturisasi kepengurusan.
Agus Flores menyampaikan bahwa DPC Ciayumajakuning akan dilebur menjadi DPW FRN Jawa Barat. Dalam struktur yang disampaikan, Ridho Flores ditetapkan sebagai Ketua, sementara Niko dipercaya mengemban posisi Sekretaris Jenderal.
Restrukturisasi tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi sekaligus menyatukan kekuatan organisasi FRN di wilayah Jawa Barat.
Bukan berhenti di situ.
Agus Flores juga mengungkap rencana pembentukan PBH Fast Respon Counter Polri wilayah Jawa Barat, sebagai bagian dari penguatan fungsi pendampingan dan bantuan hukum dalam struktur organisasi.
Pesan Tegas: Jaga Nama Baik Polda Jabar
Di hadapan jajaran pengurus, Agus Flores juga memberikan pesan agar seluruh struktur FRN Jawa Barat menjaga sikap, soliditas, serta nama baik organisasi.
Ia menekankan pentingnya kepatuhan terhadap arahan pimpinan FRN, termasuk Agus Flores dan Om Pipit, serta menjaga hubungan kelembagaan dengan jajaran kepolisian.
“Seluruh pengurus FRN Jabar patuh terhadap Om Agus dan Om Pipit, untuk menjaga nama baik Polda Jabar,” demikian pesan yang disampaikan dalam konsolidasi tersebut.
Rapat konsolidasi ini menjadi bagian dari langkah Agus Flores memperkuat struktur FRN di Jawa Barat.
Cirebon pun kini diproyeksikan bukan sekadar wilayah operasional, tetapi menjadi salah satu titik strategis pergerakan FRN di Jawa Barat.
Usai konsolidasi tersebut, Agus Flores melanjutkan agenda perjalanannya menuju Semarang, membawa sejumlah agenda organisasi yang telah dimatangkan di Jawa Barat.***
