RADAR-BLAMBANGAN.COM, | Banyuwangi – Tak hanya sigap di medan teritorial, para anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0825/19 Sempu kembali membuktikan komitmen totalitas mereka dalam menjaga ketahanan fisik dan kualitas hidup. Melalui aksi nyata pemeriksaan kesehatan berkala—mulai dari pengambilan sampel darah hingga pengecekan tekanan darah—para Babinsa menunjukkan bahwa kesiapan tempur dan ketahanan wilayah berakar dari prajurit yang sehat dan prima. Jum’at, (25-09-2026)
Kegiatan yang berlangsung di Markas Koramil 0825/19 Sempu ini menegaskan posisi Babinsa sebagai benteng terdepan TNI AD yang selalu siap sedia melayani masyarakat dengan kondisi fisik tanpa kompromi.
Langkah taktis ini menjadi cerminan nyata dari penerapan Pembinaan K3 (Kebersihan, Ketertiban, dan Kesehatan) di lingkungan perkantoran militer. Dengan menggandeng tenaga medis profesional, para Babinsa tidak ragu menanggalkan sejenak rutinitas lapangan demi memastikan kebugaran tubuh mereka terpantau secara presisi. Sinergi antara disiplin prajurit dan ketelitian pemeriksaan medis ini menciptakan standar baru kepemimpinan teritorial, di mana seorang Babinsa harus menjadi teladan pola hidup sehat sebelum mengayomi warga di desa binaannya.
Menanggapi dedikasi dan konsistensi anggotanya, Komandan Koramil (Danramil) 0825/19 Sempu, Letda Kav Suparman, memberikan pernyataan tegas dan penuh wibawa “Kesehatan prajurit adalah pilar utama dari ketahanan wilayah. Seorang Babinsa tidak bisa memberikan perlindungan dan pengabdian maksimal kepada rakyat jika fisiknya sendiri terganggu. Pemeriksaan kesehatan ini bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan bentuk pertanggungjawaban moral dan bentuk kesiapsiagaan operasional kami dalam menjawab setiap tantangan di lapangan,” tegas Letda Kav Suparman.
Aksi proaktif ini mempertegas bahwa Koramil 0825/19 Sempu tidak pernah main-main dalam membangun kualitas sumber daya prajuritnya. Dengan kondisi fisik yang terkontrol dan stamina yang prima, para Babinsa kini semakin mantap melangkah untuk mengawal keamanan, mendampingi pembangunan desa, serta hadir di tengah-tengah kesulitan rakyat sebagai solusi. Langkah nyata ini sekaligus mengirimkan pesan kuat bahwa profesionalisme TNI AD senantiasa berawal dari disiplin diri yang kokoh di dalam markas.(mahalik)
