RADAR BLAMBANGAN.COM.| Lumajang – Yayasan Berlian Berkah Jaya bersama Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Sukorejo Kunir terus berkomitmen memberikan pelayanan gizi terbaik bagi peserta didik di Desa Sukorejo Kecamatan Kunir kabupaten Lumajang.
Dalam pelaksanaannya, SPPG Dapur Sukorejo Kunir yang berada di bawah koordinasi Koordinator Wilayah Pendidikan (KWP) Kecamatan Kunir telah melayani sebanyak 3.187 penerima manfaat yang tersebar di 33 sekolah. SPPG Kunir Sukorejo sudah mengantongi ijin SLHS sejak 15 Desember 2025 dan berjalan sesuai rencana.
Secara umum, seluruh pelayanan pemenuhan gizi dilaporkan berjalan dengan baik dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Kepala SPPG Dapur Sukorejo Kunir, Vika Anjana Alfaro, menyampaikan bahwa kualitas pelayanan gizi menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan operasional dapur.
“Alhamdulillah, seluruh proses pelayanan mulai dari pengolahan hingga distribusi makanan berjalan dengan baik. Kami selalu berupaya menjaga kualitas, kebersihan, dan ketepatan waktu,” ujarnya.
Vika juga menegaskan bahwa standar operasional prosedur (SOP) dijalankan dengan ketat demi memastikan setiap paket gizi sampai ke tangan siswa tepat waktu dan dalam kondisi higienis, ” Ungkap nya.
Vika menambah kan bahwa kualitas makanan menjadi perhatian utama, salah satunya melalui pelaksanaan uji organoleptik.
“Uji organoleptik kami lakukan secara rutin, meliputi pemeriksaan warna, rasa, aroma, dan tekstur makanan untuk memastikan makanan layak dikonsumsi sebelum didistribusikan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh Ahli Gizi SPPG, Annisa Maisaroh, yang menegaskan bahwa menu yang disajikan telah disesuaikan dengan kebutuhan gizi peserta didik.
“Perencanaan menu sudah disusun berdasarkan kebutuhan gizi seimbang dan diawasi secara ketat agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh anak-anak,” jelasnya.
“Menu yang disajikan telah disesuaikan dengan kebutuhan gizi seimbang, serta melalui pengawasan ketat agar manfaat gizinya dapat dirasakan secara optimal oleh peserta didik,” jelas Annisa.
Dari sisi pengelolaan administrasi dan keuangan, Akuntan SPPG, Tantri Vindriani, menyampaikan bahwa seluruh proses pencatatan dan pengelolaan anggaran berjalan tertib dan transparan sesuai ketentuan.
“Pengelolaan keuangan dilakukan secara akuntabel untuk mendukung kelancaran operasional dan keberlanjutan program,” katanya.
Sementara itu Asisten Lapangan, Arif Sulistyo, yang menegaskan bahwa koordinasi di lapangan berjalan lancar.
“Distribusi makanan ke sekolah-sekolah berjalan tertib dan tepat waktu. Kerja sama tim menjadi kunci kelancaran pelayanan,” ujarnya.
Namun demikian, adanya kendala pada aspek sarana prasarana, khususnya di area halaman SPPG.
Saat hujan tiba, halaman SPPG masih mengalami genangan air. Sebenarnya sudah dilakukan urugan sebanyak dua kali, namun karena kondisi tanah yang lebih rendah, masih diperlukan tambahan urugan.
Pihak SPPG berharap kendala tersebut dapat segera ditindaklanjuti, mengingat saat ini telah memasuki musim penghujan, sehingga perbaikan halaman sangat diperlukan demi kenyamanan dan keamanan operasional.
Dengan capaian pelayanan yang sudah berjalan baik, Yayasan Berlian Berkah Jaya bersama BGN dan SPPG Dapur Sukorejo Kunir berharap program pemenuhan gizi ini dapat terus ditingkatkan dan memberikan dampak positif bagi kesehatan serta perkembangan peserta didik di Kecamatan Kunir.
( uzi )
