RADAR BLAMBANGAN.COM, | Tabanan, – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan melalui pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Kamis (12/03). Tim Kelompok Kerja (Pokja) Pembangunan ZI WBBM Lapas Tabanan melaksanakan kegiatan sosialisasi kepada Warga Binaan sebagai bentuk transparansi sekaligus komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Bertempat di Aula Candra Prabhawa, kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Pokja WBBM Lapas Tabanan bersama Warga Binaan. Melalui sosialisasi ini, Lapas Tabanan berupaya memberikan pemahaman kepada Warga Binaan mengenai pentingnya Pembangunan ZI dalam menciptakan sistem pelayanan yang bersih dari berbagai penyimpangan seperti pungutan liar (pungli), korupsi, maupun gratifikasi.
Ketua Tim ZI WBBM Lapas Tabanan, Wayan Surya Wirawan menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan langkah nyata untuk memberikan pengetahuan kepada Warga Binaan mengenai komitmen Lapas Tabanan dalam mewujudkan tata kelola yang transparan dan berintegritas.
“Kegiatan sosialisasi ini kami laksanakan sebagai bentuk keterbukaan kepada Warga Binaan mengenai komitmen Lapas Tabanan dalam membangun Zona Integritas menuju WBBM. Kami ingin memastikan bahwa seluruh proses pembinaan dan pelayanan berjalan secara transparan, bersih dari korupsi, serta berfokus pada kebutuhan layanan,” jelas Wayan.
Dukungan juga disampaikan oleh salah satu Warga Binaan, Bagas. Ia mengungkapkan bahwa selama menjalani masa pidana di Lapas Tabanan, dirinya merasakan pelayanan yang baik dan adil tanpa adanya diskriminasi. “Selama menjalani masa pidana di sini, saya merasakan pelayanan yang sangat baik. Tidak ada diskriminasi maupun penyimpangan. Semua Warga Binaan dipenuhi hak-haknya dengan baik,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini diharapkan mampu menciptakan sinergi antara petugas dan Warga Binaan dalam mewujudkan lingkungan Pemasyarakatan yang berintegritas.
“Kegiatan ini kami harapkan dapat membangun sinergi antara petugas dan Warga Binaan untuk bersama-sama menciptakan lingkungan Lapas yang berintegritas. Hal ini tentunya akan mendorong terbentuknya budaya anti korupsi serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang nyata,” pungkas Prawira.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Lapas Tabanan terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas. (Echa)
Kontributor: Humas Lapas Tabanan
