RADAR BLAMBANGAN.COM, | JEMBER – Bupati Jember, Muhammad Fawait, yang akrab dipanggil Gus Fawait menegaskan tidak akan mentolerir kelalaian dalam pelaksanaan program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Umbulsari. Jika terbukti terjadi kelalaian atau pelanggaran dalam pelaksanaannya, ia memastikan rekomendasi operasional SPPG akan segera dicabut.
Penegasan tersebut disampaikan Fawait sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam menjaga kualitas layanan publik, khususnya yang berkaitan langsung dengan kesehatan dan keselamatan masyarakat. Menurutnya, program pemenuhan gizi merupakan program strategis yang menyangkut masa depan generasi muda, sehingga tidak boleh dijalankan secara asal-asalan.
“Kalau memang terbukti lalai, tidak profesional, atau mengabaikan standar yang telah ditetapkan, saya tidak akan ragu mencabut rekomendasinya. Ini menyangkut kesehatan anak-anak dan kepercayaan publik,” tegas Gus Fawait. Jumat, (06/02/2026)
Ia menambahkan, Pemkab Jember akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap operasional SPPG Umbulsari. Pemeriksaan akan dilakukan secara objektif dan transparan, dengan melibatkan instansi terkait guna memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai ketentuan.
Bupati juga mengingatkan seluruh pengelola program pemerintah agar bekerja dengan penuh tanggung jawab. Ia menekankan bahwa setiap bentuk kelalaian yang berdampak pada masyarakat akan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku.
“Kita ingin program ini benar-benar memberi manfaat, bukan justru menimbulkan persoalan. Jangan main-main dengan pelayanan publik,” ujarnya.
Langkah tegas ini, lanjut Fawait, merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Pemkab Jember memastikan akan terus melakukan pengawasan ketat agar seluruh program berjalan sesuai tujuan dan standar yang telah ditetapkan. (Amin)
