RADAR BLAMBANGAN.COM, | BANYUWANGI – Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol Arm Tryadi Indrawijaya, S.H., M.I.P., menghadiri undangan kegiatan Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Rumah Kebangsaan (RK) Banyuwangi, yang dipimpin oleh Hakim Said. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan sebagai momentum mempererat silaturahmi antar elemen masyarakat. Kamis (09/04/2026)
Acara yang digelar usai Hari Raya Idul Fitri ini dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, pemuda, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan di Banyuwangi. Halal bihalal ini tidak hanya menjadi ajang saling memaafkan, tetapi juga sebagai ruang dialog kebangsaan dalam memperkuat komitmen terhadap persatuan dan kesatuan bangsa.
Dalam sambutannya, Hakim Said menyampaikan bahwa Rumah Kebangsaan hadir sebagai wadah untuk merawat nilai-nilai kebhinekaan, memperkuat toleransi, serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ia juga mengapresiasi kehadiran Dandim 0825 Banyuwangi yang dinilai sebagai bentuk nyata sinergitas antara TNI dan masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah.
Sementara itu, dalam kesempatan tersebut, Dandim 0825 Banyuwangi menyampaikan pidato kebangsaan yang menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman Indonesia. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menanamkan semangat cinta tanah air serta memperkokoh nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
“NKRI adalah harga mati. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga keutuhan bangsa ini dari berbagai ancaman, baik yang datang dari luar maupun dari dalam. Persatuan dan kesatuan adalah kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa ke depan,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia juga menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keberlangsungan bangsa. Menurutnya, pemuda harus menjadi garda terdepan dalam menangkal paham-paham radikal, intoleransi, serta berita hoaks yang dapat memecah belah persatuan.
“Kita harus bijak dalam menggunakan media sosial. Jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar. Mari kita jadikan teknologi sebagai sarana memperkuat persaudaraan, bukan sebaliknya,” imbuhnya.
Acara halal bihalal tersebut berlangsung dengan penuh kekeluargaan, diisi dengan doa bersama, ramah tamah, serta diskusi ringan mengenai kondisi kebangsaan saat ini. Kegiatan ini diharapkan dapat terus menjadi agenda rutin dalam rangka mempererat hubungan antar masyarakat dan aparat serta menjaga kondusivitas wilayah Banyuwangi.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, semangat kebangsaan dan nilai persatuan diharapkan semakin kuat tertanam di tengah masyarakat, demi menjaga keutuhan NKRI yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.***
