RADAR BLAMBANGAN.COM, | Jombang, – Dari sebongkah kayu trembesi berukuran panjang, tangan-tangan terampil Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Jombang mampu menghadirkan karya meubel yang bernilai estetika tinggi. Melalui program pembinaan kemandirian bidang meubel, kayu yang awalnya tampak sederhana diolah dengan penuh ketelitian hingga menjadi meja dan kursi yang indah, kokoh, dan fungsional, Rabu (31/01).
Pembinaan kemandirian meubel ini dilaksanakan secara berkelanjutan dengan pengawasan dan pengarahan langsung dari petugas pembina. Dalam setiap tahapan pekerjaan, mulai dari pemilihan bahan, pemotongan, pembentukan, hingga finishing, petugas pembina secara aktif memberikan bimbingan teknis serta memastikan proses kerja berjalan sesuai standar keselamatan dan kualitas.
Kayu trembesi dipilih karena memiliki karakter kuat dengan serat alami yang unik. WBP dilatih mengolah kayu panjang tersebut menjadi kursi yang nyaman serta meja dengan tampilan alami yang elegan. Proses penghalusan dilakukan secara bertahap hingga permukaan kayu benar-benar halus, kemudian dipoles menggunakan pernis untuk menonjolkan keindahan serat kayu sekaligus meningkatkan nilai jual produk.
Kepala Lapas Jombang, Rino Soleh Sumitro, menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan meubel ini bertujuan membekali WBP dengan keterampilan kerja yang aplikatif dan berdaya saing. Selain melatih keahlian teknis, pembinaan ini juga menanamkan nilai disiplin, ketekunan, dan tanggung jawab melalui pendampingan intensif dari petugas pembina.
Melalui pembinaan kemandirian meubel ini, Lapas Jombang terus berkomitmen mendorong WBP agar mampu berkarya secara produktif, mandiri, serta siap kembali ke masyarakat dengan keterampilan yang bermanfaat sebagai bekal kehidupan ke depan. (Mahmudah)
