RADAR BLAMBANGAN.COM, | Banyuwangi. – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi melalui Dinas Perikanan (Disperikan) terus memperkuat komitmen menjaga kelestarian ekosistem sungai. Upaya ini diwujudkan melalui aksi penebaran 2.500 ekor ikan endemik di aliran sungai kawasan Wisata Gerbang Raung, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, pada Selasa (31/3/2026).
Kegiatan bertajuk program Bakti Alam (Bersama Aksi Konservasi Tebar Ikan untuk Alam Lestari Air Masyarakat) ini melibatkan kolaborasi antara Disperikan Banyuwangi, pengelola tempat wisata, serta warga setempat.
Sebanyak 2.500 ekor ikan yang ditebar terdiri dari jenis Tawes dan Nilem. Kepala Dinas Perikanan Banyuwangi, Suryono Bintang Samudra, menjelaskan bahwa pemilihan jenis ikan tersebut didasarkan pada karakteristik biologis mereka yang sesuai dengan habitat sungai.
“Ikan nilem dan ikan tawes itu memang diperuntukkan di perairan yang mengalir. Secara biologis, kedua spesies ini memiliki sifat melawan arus, sehingga sangat cocok untuk ekosistem sungai seperti di kawasan ini,” ujar Suryono saat dikonfirmasi.
Lebih lanjut, Suryono menekankan bahwa penggunaan ikan endemik bertujuan agar proses adaptasi dan perkembangbiakan terjadi secara alami, sehingga populasi ikan di sungai dapat terus terjaga secara berkelanjutan.
Program Bakti Alam tidak hanya berfungsi sebagai langkah konservasi (restocking), tetapi juga sebagai instrumen edukasi bagi masyarakat. Pemkab Banyuwangi berharap kegiatan ini mampu memantik kesadaran kolektif warga untuk merawat kebersihan dan kelestarian sungai.
“Kegiatan ini bukan sekadar menebar ikan, namun juga menanam harapan bahwa alam yang kita jaga hari ini akan memberi manfaat untuk generasi mendatang,” tambah Suryono.
Selain dampak ekologis, keberadaan populasi ikan yang sehat diharapkan mampu menjadi daya tarik tambahan bagi Wisata Gerbang Raung. Dengan meningkatnya nilai estetika dan ekologi kawasan, diharapkan muncul nilai tambah ekonomi bagi masyarakat di sekitar destinasi wisata tersebut.
Reporter : Rio
