RADAR BLAMBANGAN.COM, | Jakarta — Langkah tegas kembali ditunjukkan pimpinan Polri. Sabtu malam (4/4), Listyo Sigit Prabowo disebut langsung merespons laporan serius terkait maraknya aktivitas tambang ilegal di Sulawesi Tengah.
Laporan tersebut datang dari sosok yang dikenal luas dengan julukan “Jowo Flores”, yakni Agus Flores. Ketua umum Fast Respon itu dinilai memiliki rekam jejak kuat dalam mengungkap praktik tambang ilegal di berbagai wilayah Indonesia.
Tak butuh waktu lama, Kapolri langsung mengambil langkah strategis. Instruksi tegas diberikan kepada jajaran Bareskrim Polri dan Brimob Polri untuk turun langsung ke lapangan. Targetnya jelas: menindak tanpa kompromi para pelaku tambang ilegal yang selama ini beroperasi secara masif.
Agus Flores bukan nama baru dalam pergerakan ini. Dalam beberapa bulan terakhir, perjalanannya menyisir sejumlah daerah seperti Magelang, Klaten, hingga Pohuwato disebut berhasil membuka tabir praktik tambang ilegal yang selama ini sulit disentuh hukum.
Kini, sorotan tertuju pada Sulawesi Tengah. Aktivitas tambang ilegal di wilayah tersebut diduga melibatkan penggunaan ratusan alat berat—indikasi kuat adanya jaringan besar di balik operasi tersebut.
Kapolri disebut tidak hanya menargetkan para pelaku lapangan, tetapi juga akan mengusut hingga ke aktor intelektual di balik praktik ilegal ini. Penyelidikan mendalam akan dilakukan untuk mengungkap siapa pihak yang selama ini “berani bermain” di balik bayang-bayang hukum.
Langkah ini menjadi sinyal keras bahwa negara tidak akan tinggal diam. Penegakan hukum akan dilakukan hingga ke akar, memastikan tidak ada lagi ruang bagi praktik tambang ilegal yang merusak lingkungan dan merugikan negara.
Publik kini menanti, sejauh mana operasi besar ini akan membuka fakta-fakta baru dan siapa saja yang akan terseret dalam pusaran hukum.***
