RADAR BLAMBANGAN.COM, | Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo terus menggencarkan upaya penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan membangun sinergi bersama komunitas ojek online (ojol) di seluruh Indonesia. Sepanjang akhir tahun 2025, Kapolri secara konsisten menggelar Apel Ojol Kamtibmas di berbagai daerah, seperti Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi Polri dalam merangkul pengemudi ojol sebagai mitra strategis di lapangan. Kapolri menilai para driver ojol memiliki peran vital karena mobilitas mereka yang tinggi dan interaksi langsung dengan masyarakat, sehingga berpotensi menjadi “mata dan telinga” kepolisian dalam mendeteksi dini gangguan kamtibmas.
“Pengemudi ojek online setiap hari berada di jalan, bersentuhan langsung dengan dinamika masyarakat. Mereka dapat memberikan informasi cepat terkait kecelakaan lalu lintas, tindak kriminal, maupun permasalahan sosial lainnya,” ujar Kapolri dalam salah satu apel tersebut.
Sebagai bentuk apresiasi, Kapolri juga memerintahkan jajaran kepolisian untuk menyediakan fasilitas pendukung bagi komunitas ojol. Di antaranya adalah pembangunan gerai Ojol Kamtibmas serta bengkel gratis yang dapat dimanfaatkan pengemudi untuk beristirahat maupun melakukan perbaikan ringan kendaraan saat bertugas.
Selain itu, Kapolri mendorong pemanfaatan teknologi dengan mengajak komunitas ojol berkolaborasi aktif menggunakan layanan darurat Polri, seperti nomor 110. Melalui kanal ini, para pengemudi diharapkan dapat segera melaporkan kejadian mencurigakan, kecelakaan, atau situasi darurat yang mereka temui di lapangan.
Sinergi antara Polri dan komunitas ojol ini diharapkan mampu memperkuat sistem keamanan berbasis partisipasi masyarakat, sekaligus menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga. Kapolri menegaskan bahwa menjaga kamtibmas bukan hanya tugas kepolisian semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.***
